Korban KMP Virgo Asal Ngantang, Kabupaten Malang Dimakamkan di Blitar

Indah Mei Yunita • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 16:00 WIB
KORBAN KECELAKAAN: Keluarga korban kecelakaan KMP Virgo Transport 8 memeluk peti jenazah di rumah duka kemarin (14/9). (BAMBANG SANTOSO FOR RADAR BATU)
KORBAN KECELAKAAN: Keluarga korban kecelakaan KMP Virgo Transport 8 memeluk peti jenazah di rumah duka kemarin (14/9). (BAMBANG SANTOSO FOR RADAR BATU)

NGANTANG, RADAR BATU - Jenazah Reyner Fausta Yosilianto, korban kecelakaan Kapal Motor Penumpang (KMP) Virgo Transport 8, tiba di Jawa Timur kemarin pagi (15/9). Korban asal Dusun Claket, Desa Pagersari, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang itu kemudian dimakamkan di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar.

Reyner lahir di Blitar pada 24 Juli 2004. Dia tinggal di Pagersari sekitar dua tahun bersama istrinya. Sehari-hari, pemuda itu bekerja serabutan. Sesekali dia mengirim makanan ringan ke Kalimantan. “Keberangkatannya ke Kalimantan kali ini termasuk pengiriman yang ketiga,” ujar Ketua RT 9/RW 2 Dusun Claket Ismanan kemarin (15/9).

Kabar meninggalnya Reyner disampaikan kepada keluarga pada Senin lalu (14/9). Di lingkungan tempat tinggalnya, dia dikenal sebagai pemuda yang baik dan mudah bergaul. Dia juga aktif mengikuti kegiatan kampung dan bersedia membantu ketika ada iuran warga. Kabar duka itu juga menyisakan kehilangan bagi keluarganya.

Baca Juga: Healing Kreatif di Kota Batu, Ini Ini Workshop Keramik dan Melukis Murah di Kota Batu - Radar Batu 

Kakak tirinya yang tinggal di Desa Wonorejo, Blitar, turut menjadi korban. Namun, hingga kemarin jasadnya belum ditemukan. Jenazah Reyner semula direncanakan disemayamkan di rumahnya di Pagersari. Namun, keluarga akhirnya sepakat membawa jenazah langsung ke Blitar setelah tiba di Bandara Juanda sekitar pukul 09.45.

Sekitar pukul 11.25, jenazah tiba di Kecamatan Gandusari dan disambut tangis keluarga. Selanjutnya, Reyner dimakamkan di Desa Krisik. “Atas dasar kesepakatan keluarga, jenazah dimakamkan di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Blitar,” ujar Kepala Desa Pagersari Bambang Santoso.

RUMAH DUKA: Jenazah warga Desa Pagersari, Kecamatan Ngantang yang menjadi korban KMP Virgo Transport 8 tiba di rumah duka di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Blitar kemarin (15/9). (BAMBANG SANTOSO FOR RADAR BATU)
RUMAH DUKA: Jenazah warga Desa Pagersari, Kecamatan Ngantang yang menjadi korban KMP Virgo Transport 8 tiba di rumah duka di Desa Krisik, Kecamatan Gandusari, Blitar kemarin (15/9). (BAMBANG SANTOSO FOR RADAR BATU)

Sejumlah tetangga Reyner dari Dusun Claket turut mendatangi rumah duka. Mereka berangkat secara rombongan menggunakan kendaraan pikap. “Anaknya baik, makanya saya juga kasihan mendengar kabarnya. Dia juga ke Kalimantan mencari uang untuk acara tujuh bulanan putranya,” kata Atin, salah satu warga Dusun Claket.

Baca Juga: Terlilit Utang, Perempuan Asal Lumajang Bobol Rumah Kosong di Bumiaji Batu - Radar Batu

Sementara itu, KMP Virgo Transport 8 yang dioperasikan PT Virgo Karya Shipping dilaporkan mengalami kondisi darurat saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin. Kapal jenis roll-on/roll-off (ro-ro) tersebut bertolak dari Pelabuhan Surabaya pada Sabtu (12/9) pukul 06.52.

Kapal berbobot 8.540 gross tonnage (GT) itu membawa 243 orang dalam manifes. Rinciannya 30 kru, 27 mitra kerja, 59 penumpang dewasa, satu anak-anak, serta 126 sopir dan kernet. Kapal juga membawa 89 unit kendaraan logistik.

Tragedi terjadi pada Minggu (13/9) dini hari sekitar pukul 01.00-02.00 waktu setempat. Saat melintasi perairan Masalembo, kapal dihantam gelombang tinggi. Hantaman pada lambung kanan membuat kapal sempat miring sekitar 2 hingga 3 derajat.

Baca Juga: Dulu Digugat, Kini Gandeng Label Musik: AI Suno Mulai Berdamai dengan Musisi - Radar Batu

Meski nakhoda berupaya mengubah haluan, gelombang susulan membuat kapal miring drastis dalam waktu sekitar 10 hingga 15 menit. Kapal kemudian kehilangan kontak sekitar pukul 02.00 Waktu Indonesia Tengah (WITA).

Manajemen PT Virgo melaporkan kondisi darurat tersebut kepada Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Banjarmasin sekitar pukul 04.10 WITA. Tim SAR kemudian bergerak menggunakan KN SAR Laksamana 241 menuju koordinat terakhir kapal. Berdasarkan pemantauan udara Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), kapal ditemukan dalam kondisi terbalik dan nyaris tenggelam di tengah laut.

Editor : Fajar Andre Setiawan
Korban KMP Virgo Transport 8 Kapal Motor Penumpang Jenazah korban kecelakaan