Saksi Kematian Mahasiswa S3 UB di Kota Batu Bertambah Menjadi 49 Orang

Rori Dinanda Bestari • Dipublikasikan Senin, 14 September 2026 | 17:00 WIB
DOORSTOP: Kasatreskrim Polres Batu AKP Zaenal Arifin menjawab pertanyaan dari awak media beberapa hari lalu. (RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU)
DOORSTOP: Kasatreskrim Polres Batu AKP Zaenal Arifin menjawab pertanyaan dari awak media beberapa hari lalu. (RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU)

BATU, RADAR BATU - Penyelidikan kematian K, 26, mahasiswa program doktoral (S3) yang ditemukan di aliran Sungai Clumprit, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu, terus berlanjut. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Batu telah memeriksa 49 saksi hingga pekan lalu. Jumlah tersebut bertambah dari sebelumnya 46 orang.

Kasatreskrim Polres Batu Ajun Komisaris Polisi (AKP) Zaenal Arifin mengatakan, penyidik masih mendalami keterangan para saksi. Selain melacak tiga saksi baru, polisi kembali memanggil dua saksi lama untuk menjalani pemeriksaan tambahan.

Penyidik juga mendatangi kembali tempat kejadian perkara (TKP) pada pekan lalu. Petugas menguras salah satu titik aliran Sungai Clumprit. Terutama di sekitar lokasi ditemukannya sepeda motor korban. “Upaya pengurasan dan pencarian barang bukti itu kami lakukan untuk memburu barang-barang milik korban yang masih raib,” tegasnya.

Baca Juga: Terlilit Utang, Perempuan Asal Lumajang Bobol Rumah Kosong di Bumiaji Batu - Radar Batu

Langkah itu sekaligus untuk mencari bukti petunjuk baru yang berkaitan dengan peristiwa. Upaya tersebut membuahkan hasil. Polisi menemukan beberapa barang di dasar sungai. Namun, Zaenal belum memastikan apakah barang-barang tersebut merupakan milik korban. “Kami masih akan pastikan terlebih dahulu kepada pihak keluarga korban,” imbuhnya.

Menurut Zaenal, penyidik masih berfokus mencari sejumlah barang pribadi korban yang belum ditemukan. Terutama barang elektronik. Hingga kini, penyidik belum menemukan keterangan saksi yang mengarah secara spesifik kepada terduga pelaku.

Polisi juga belum menyimpulkan apakah korban meninggal akibat kecelakaan atau tindak pidana pembunuhan. “Namun, penyidikan terus berjalan sampai peristiwa ini benar-benar menjadi terang. Perkembangan lebih lanjut pasti akan kami sampaikan,” pungkasnya.

Editor : Fajar Andre Setiawan
Kematian Mahasiswa Mahasiswa UB mahasiswa polres batu polres