350 Hektare Hutan Gunung Butak Hangus, Kawinajang Masih Terbakar

Indah Mei Yunita • Dipublikasikan Rabu, 9 September 2026 | 17:00 WIB
PEMADAMAN: Karhutla di Gunung Butak sudah padam, tetapi masih ada sisa-sisa bara api di batang pohon. (POLRES BATU FOR RADAR BATU)
PEMADAMAN: Karhutla di Gunung Butak sudah padam, tetapi masih ada sisa-sisa bara api di batang pohon. (POLRES BATU FOR RADAR BATU)

BATU, RADAR BATU - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Gunung Butak mulai padam setelah menghanguskan sekitar 350 hektare kawasan hutan kemarin (8/9). Namun, Gunung Kawinajang masih terbakar setelah api merambat ke arah barat daya dari Gunung Butak.

Administratur Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Malang Kelik Djatmiko mengatakan, tidak lagi ditemukan titik api di Gunung Butak hingga Senin sore lalu (7/9). Meski begitu, sejumlah bara masih muncul dari sisa batang pohon yang terbakar.

“Pagi ini (kemarin) dilakukan penyisiran untuk memadamkan sisa-sisa bara dari pohon yang terbakar,” ujarnya. Karhutla Gunung Butak pertama kali muncul pada 1 September lalu. Api sempat dinyatakan padam pada hari yang sama.

Baca Juga: Indonesian Television Awards 2026 Sudah Open Voting, Berikut Kategori dan Nominasinya - Radar Batu

Namun, titik api kembali muncul pada 4 September akibat angin kencang. Upaya pemadaman manual tim gabungan sempat dihentikan pada pukul 15.00. Alasannya, karena medan dan kondisi tidak memungkinkan.

Pemadaman kemudian dikoordinasikan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur agar bisa menggunakan metode water bombing pada 5 September. Sayangnya, upaya tersebut belum berhasil memadamkan seluruh api.

Pemadaman manual kembali dilakukan pada 6-7 September. Beruntung, api di Gunung Butak berhasil dikendalikan. “Sampai kemarin (Senin, 7/9) sore, luas kebakaran sudah sekitar 350 hektare,” kata Kelik.

Baca Juga: Anggrek Rp100 Juta Ada di Batu, Black Mamba Jadi Buruan Kolektor - Radar Batu

Luas area terbakar tersebut mencakup kawasan Gunung Butak dan Gunung Kawinajang. Api dari Butak bergerak ke arah barat daya hingga menjalar ke Kawinajang. Hingga Senin pagi, api di kawasan tersebut masih belum berhasil dipadamkan.

Meski api di Butak mulai padam, pendakian Gunung Bokong, Panderman, dan Butak masih ditutup. Pembukaan jalur menunggu kondisi benar-benar aman. “Penutupan tersebut juga sebagai bentuk kepedulian dan keprihatinan kami terhadap kejadian kebakaran yang terjadi pada akhir-akhir ini,” pungkasnya.

Editor : Fajar Andre Setiawan
Gunung Kawinajang Api kebakaran karhutla gunung butak