Gunung Butak Membara, Perhutani Pasang Sekat Bakar

Indah Mei Yunita • Dipublikasikan Senin, 7 September 2026 | 16:00 WIB
PEMADAMAN: Tim gabungan bakal membuat sekat bakar supaya api tidak menjalar. (POLRES BATU FOR RADAR BATU)
PEMADAMAN: Tim gabungan bakal membuat sekat bakar supaya api tidak menjalar. (POLRES BATU FOR RADAR BATU)

BATU - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Butak kembali meluas. Itu setelah 10 titik api muncul di lokasi kebakaran awal. Meski sempat dinyatakan padam, api di Petak 100 dekat Pos 3 itu belum berhasil dipadamkan hingga kemarin (6/9).

Administratur Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Malang Kelik Djatmiko mengatakan, munculnya titik api baru dipicu angin kencang. Kondisi tersebut membuat pemadaman manual oleh tim gabungan tidak memungkinkan.

Demi keamanan, tim ditarik pada pukul 15.00. Pemadaman kemudian dilanjutkan menggunakan water bombing pada Sabtu lalu (5/9). Namun, upaya tersebut belum berhasil memadamkan seluruh api.

Baca Juga: Alya Resmi Lulus dari JKT48, Begini Proses Graduation yang Dilalui - Radar Batu

“Hari ini (kemarin, 6/9) kami akan melokalisasi kebakaran dengan membuat sekat bakar. Tujuannya agar kebakaran tidak semakin meluas,” ujarnya. Sekat bakar dibuat dengan membersihkan material yang mudah terbakar menggunakan peralatan manual.

Langkah itu dilakukan untuk mencegah api menjalar ke area lain. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu juga kembali naik untuk menyisir lokasi. Sementara itu, Ps Kasi Humas Kepolisian Resor (Polres) Batu Iptu M. Huda menyebut, pemadaman pada Sabtu lalu melibatkan 65 personel gabungan.

Mereka berasal dari Tentara Nasional Indonesia (TNI), BPBD, Perhutani, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), hingga relawan. “Pemadaman Sabtu lalu melibatkan helikopter water bombing milik BPBD Jatim yang sejak pukul 07.30 sudah beroperasi. Sebab, upaya pemadaman manual di darat terkendala medan ekstrem dan angin kencang,” jelasnya.

Baca Juga: BREAKING NEWS! Eks Kepala UPT Pasar Batu Agus Suyadi Resmi Tersangka Korupsi Pasar Among Tani - Radar Batu

Kebakaran di kawasan tersebut pertama kali dilaporkan pada Selasa pagi (1/9). Api sempat dinyatakan padam pada sore harinya setelah dilakukan pemadaman manual. Berdasarkan data sementara, luasan lahan yang terdampak kebakaran mencapai 15 hektare.

Untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran sekaligus menjaga keselamatan masyarakat dan pendaki, jalur pendakian menuju tiga gunung masih ditutup. Penutupan berlaku hingga batas waktu yang belum ditentukan, meliputi Gunung Butak, Panderman, dan Bokong.

Editor : Fajar Andre Setiawan
karhutla Gunung Butak Titik Api kebakaran karhutla gunung butak