Lereng Arjuno-Welirang Jadi Titik Rawan Karhutla, BPBD Kota Batu Perketat Pengawasan

Indah Mei Yunita • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 15:30 WIB
Potensi Karhutla Arjuno-Welirang Diwaspadai, BPBD Petakan Titik-Titik Rawan (BPBD KOTA BATU FOR RADAR BATU)
Potensi Karhutla Arjuno-Welirang Diwaspadai, BPBD Petakan Titik-Titik Rawan (BPBD KOTA BATU FOR RADAR BATU)

BATU, RADAR BATU – Lereng Gunung Arjuno-Welirang kembali menjadi fokus pengawasan BPBD Kota Batu pada musim kemarau tahun ini. Kawasan tersebut dinilai paling rawan mengalami kebakaran hutan dan lahan karena memiliki sejarah karhutla berskala besar.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu Gatot Noegroho mengatakan pengalaman kebakaran besar pada 2019 dan 2023 menjadi dasar penetapan kawasan tersebut sebagai prioritas pengawasan.

Baca Juga: Warung Susu Ganesha, Susu Nandhi Murni Legendaris Sejak 1986 di Jantung Kota Batu - Radar Batu

Selain memperkuat patroli, BPBD juga menggandeng Tahura, Perhutani, TNI, Polri dan masyarakat untuk mempercepat penanganan apabila muncul titik api.

Menurut BPBD, penyebab kebakaran paling banyak berasal dari aktivitas manusia, terutama pembakaran vegetasi kering yang tidak diawasi. Karena itu masyarakat diminta lebih waspada selama musim kemarau agar kebakaran tidak kembali meluas seperti yang terjadi pada 2023.

Editor : Fajar Andre Setiawan
Musim kemarau kebakaran hutan karhutla bpbd kota batu BPBD