BPBD Waspadai Karhutla Gunung Arjuno-Welirang, Kebakaran 5.094 Hektare Jadi Alarm

Indah Mei Yunita • Dipublikasikan Minggu, 9 Agustus 2026 | 14:30 WIB
Potensi Karhutla Arjuno-Welirang Diwaspadai, BPBD Petakan Titik-Titik Rawan (BPBD KOTA BATU FOR RADAR BATU)
Potensi Karhutla Arjuno-Welirang Diwaspadai, BPBD Petakan Titik-Titik Rawan (BPBD KOTA BATU FOR RADAR BATU)

BATU, RADAR BATU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Batu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama musim kemarau. Lereng Gunung Arjuno-Welirang menjadi kawasan yang paling diwaspadai karena memiliki riwayat kebakaran terbesar dalam beberapa tahun terakhir.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Batu Gatot Noegroho mengatakan status siaga darurat karhutla telah diberlakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi musim kemarau yang diprediksi berlangsung lebih panjang.

"Historis kejadian terbesar memang berada di kawasan Gunung Arjuno-Welirang, sehingga menjadi fokus pengawasan," ujarnya.

Baca Juga: Warung Susu Ganesha, Susu Nandhi Murni Legendaris Sejak 1986 di Jantung Kota Batu - Radar Batu

Karhutla 2023 menjadi yang terbesar dengan luas lahan terbakar mencapai 5.094 hektare yang meliputi wilayah Kota Batu, Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, dan Kabupaten Mojokerto.

Tahun ini, kebakaran juga sempat terjadi di kawasan rumpun bambu di Jalan Raya Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji. Beruntung api berhasil dipadamkan sebelum meluas.

BPBD mengimbau masyarakat tidak membakar sampah maupun vegetasi kering selama musim kemarau dan segera melapor apabila menemukan titik api.

Editor : Fajar Andre Setiawan
Siaga Karhutla kebakaran hutan karhutla bpbd kota batu BPBD