BATU, RADAR BATU - Penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang bersumber dari Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Kota Batu hingga pertengahan 2026 belum juga dicairkan. Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batu masih melakukan verifikasi dan validasi (verval) data calon penerima agar bantuan tepat sasaran.
Kepala Bidang Pelayanan Rehabilitasi Sosial Dinsos Kota Batu Mustakim mengatakan proses tersebut dilakukan untuk menghapus data ganda sekaligus mencegah penerima memperoleh bantuan dari lebih dari satu program pemerintah.
BACA JUGA: Pemkot Bakal Bentuk Satgas Awasi PKL
“Saat ini penyisiran data masih berlangsung di seluruh desa dan kelurahan,” ujarnya. Petugas pendamping sosial bersama Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) diterjunkan ke 24 desa dan kelurahan untuk memperbarui data by name by address (BNBA).
Tahun ini, BLT DBHCHT dialokasikan sebesar Rp 2,88 miliar dari total dana DBHCHT Kota Batu senilai Rp 16,7 miliar. Dinsos menargetkan sekitar 1.500 warga menerima bantuan dengan nilai Rp 1,5 juta per orang dalam satu tahun.
BACA JUGA: Bento Baby Pancake Jadi Primadona di Loop Churro Batu, Dessert Lengkap dengan 3 Varian Es Krim
Pemerintah berharap proses verifikasi selesai lebih cepat sehingga bantuan dapat segera disalurkan kepada masyarakat yang benar-benar berhak. (ori/dre)
Editor : Fajar Andre Setiawan