BATU, RADAR BATU – Penyesuaian regulasi menjadi penyebab utama belum optimalnya penyerapan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) Kota Batu pada semester pertama 2026.
Hingga akhir Juni, realisasi anggaran baru mencapai 34,5 persen dari total pagu Rp 16,7 miliar.
Analis Kebijakan Ahli Muda Bagian Perekonomian dan SDA Setda Kota Batu Wolok menjelaskan, sejumlah kegiatan harus menyesuaikan perubahan aturan dan nomenklatur sebelum dapat dilaksanakan.
BACA JUGA: Ini Strategi Jitu Taklukkan Wawancara Beasiswa agar Dilirik Panelis
"Masih ada penyesuaian karena perubahan regulasi dan nomenklatur kegiatan sehingga penyerapannya ikut menyesuaikan," katanya.
Menurut dia, dampak paling besar dirasakan pada program pelatihan keterampilan kerja yang didanai DBHCHT.
BACA JUGA: Dari Chant Islamofobia hingga Juara Dunia, Balas Dendam Terbaik dari Remaja Katalunya
Walaupun merupakan kegiatan rutin setiap tahun, pelaksanaannya tidak dapat langsung dimulai karena harus menyesuaikan dokumen pelaksanaan anggaran sesuai ketentuan terbaru.
Pemerintah Kota Batu optimistis hambatan administratif tersebut akan teratasi sehingga realisasi anggaran dapat meningkat pada semester kedua. (ori/dre)
Editor : Fajar Andre Setiawan