Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Home Industry Sablon Kaos di Pendem, Kota Batu Dilalap Api

Rori Dinanda Bestari • Sabtu, 13 Juni 2026 | 19:00 WIB
DILALAP API: Tim Damkarmat Kota Batu berjibaku memadamkan api di salah satu bangunan usaha di Desa Pendem, Kecamatan Junrejo Kamis malam (11/6).
DILALAP API: Tim Damkarmat Kota Batu berjibaku memadamkan api di salah satu bangunan usaha di Desa Pendem, Kecamatan Junrejo Kamis malam (11/6).

 

BATU, RADAR BATU - Ketiadaan sekat aman pada tata ruang produksi ganda memicu kehancuran total sebuah industri sablon kaos akibat kebakaran hebat di Desa Pendem, Kecamatan Junrejo, Kota Batu pada Kamis malam lalu (11/6). Amukan api yang diduga berasal dari malfungsi mesin pengolah sirup di dalam sirkulasi bangunan yang sama tersebut menghanguskan seluruh aset tanpa sisa. Beruntung kejadian itu tidak sampai menelan korban jiwa.

BACA JUGA: Harga Suku Cadang Impor di Kota Batu Meroket 50 Persen

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Batu Agung Sedayu mengaku menerima laporan kebakaran pukul 19.45. Lalu, petugas tiba di Titik Kejadian Kebakaran (TKK) sekitar 12 menit kemudian. Gabungan Regu Jaya dan Regu Yudha langsung dikerahkan untuk mengisolasi area terdampak.

Langkah ini diambil guna memutus rembetan api ke pemukiman padat di sisi kanan dan kiri bangunan usaha. Banyaknya material kain dan kimia sablon yang mudah terbakar membuat kobaran api kian liar. Petugas terpaksa menerapkan teknik khusus dengan menyemprotkan cairan busa kimia (foam) demi menundukkan material sensitif di dalam gudang.

BACA JUGA: Bediding, 42 Green House Jadi Benteng Pertanian

“Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melakukan proses pendinginan dan memastikan tidak ada titik api tersisa,” bebernya. Operasi pemadaman baru dinyatakan tuntas total sekitar pukul 22.50. Hasil investigasi awal di lapangan mengungkap fakta bahwa titik api berasal dari kegagalan fungsi alat di area kerja konveksi tersebut.

Agung menjelaskan, api diduga kuat muncul pertama kali dari mesin produksi sirup pemanis buatan yang berada di area yang sama. “Api dari mesin produksi sirup itu kemudian merembet dengan sangat cepat ke area ruang produksi sablon kaos yang berada dalam satu sirkulasi bangunan,” jelas Agung.

BACA JUGA: Bobol 3 Brankas Emas Senilai Rp 200 Juta, 2 Terdakwa Diadili

Saat ini, Damkarmat bersama pihak kepolisian masih melakukan pendataan untuk mengalkulasi total kerugian materiil. Agung meminta para pelaku usaha mikro agar lebih memperketat mitigasi kebakaran mandiri. “Periksa kembali instalasi listrik dan kondisi mesin produksi secara berkala. Jangan sampai kelalaian kecil berakibat fatal, terutama di cuaca kering seperti saat ini,” pungkasnya. (ori/dre)

Editor : Fajar Andre Setiawan
#kebakaran sablon batu #home industry sablon kaos #pendem batu