Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

MBG untuk Ibu Hamil dan Balita di Kota Batu Baru Menjangkau 852 Penerima, Masih 4,6 Persen dari Target

Rori Dinanda Bestari • Selasa, 9 Juni 2026 | 15:00 WIB
SIAPKAN MBG: Sejumlah petugas di dapur SPPG Sulaiman Al Haj tengah menata MBG beberapa waktu lalu.
SIAPKAN MBG: Sejumlah petugas di dapur SPPG Sulaiman Al Haj tengah menata MBG beberapa waktu lalu.

 

BATU, RADAR BATU - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi kelompok rentan di Kota Batu masih berjalan lambat. Hingga pertengahan 2026, program yang menyasar ibu hamil, ibu menyusui, dan balita itu baru menjangkau 852 penerima manfaat atau sekitar 4,6 persen dari total target 18.480 orang.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batu mencatat jumlah sasaran program MBG kelompok 3B mencapai 18.480 jiwa. Rinciannya terdiri atas 13.430 balita, 2.550 ibu hamil, dan 2.500 ibu menyusui.

BACA JUGA: 59 Pemuda dari Tujuh Negara Adu Gagasan di Panggung IYC Al Izzah Kota Batu

Namun hingga saat ini, baru dua dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang aktif beroperasi, yakni SPPG Dadaprejo dan SPPG Pendem. Padahal secara keseluruhan terdapat 25 unit SPPG yang disiapkan untuk mendukung pelaksanaan program tersebut.

Kepala SPPG Wilayah Batu Meita Syahrani menjelaskan bahwa proses perluasan penerima manfaat masih berlangsung. Pihaknya juga terus melakukan validasi data sasaran di lapangan bersama kader posyandu.

BACA JUGA: Koleksi Jersey Piala Dunia 2026 yang Wajib Masuk Wishlist Penggemar Bola

“Jumlah penerima akan terus bertambah seiring proses validasi dan aktivasi dapur yang sedang berjalan,” ujarnya.

Menurut Meita, setiap dapur memiliki pola distribusi yang berbeda sesuai kondisi wilayah. Di Desa Pendem, makanan bergizi dikirim setiap hari kepada penerima manfaat. Sementara di Dadaprejo, distribusi dilakukan tiga kali dalam sepekan dengan sistem menu ganda.

BACA JUGA: Rahasia Kulit Cerah: Kandungan Aktif yang Harus Ada dalam Skincare

Meski cakupan layanan masih terbatas, pemerintah optimistis jumlah penerima manfaat akan meningkat dalam beberapa bulan ke depan seiring bertambahnya dapur yang siap beroperasi.

Program MBG menjadi salah satu program prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan status gizi masyarakat, khususnya kelompok rentan yang berisiko mengalami masalah kesehatan dan kekurangan nutrisi. (ori/dre)

Editor : Fajar Andre Setiawan
#busui #bumil #balita #Mbg