Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

KAI dan Polisi Paparkan Kronologi Kecelakaan Kereta dan Mobil yang Tewaskan Empat Orang di Grobogan

Fasya Mumtahanah • Sabtu, 2 Mei 2026 | 02:00 WIB
KRONOLOGI KECELAKAAN MAUT DI GROBOGAN: Empat Orang Tewas dalam Insiden Tabrakan Kereta Api dan Mobil Avanza. (Sumber: Istimewa)
KRONOLOGI KECELAKAAN MAUT DI GROBOGAN: Empat Orang Tewas dalam Insiden Tabrakan Kereta Api dan Mobil Avanza. (Sumber: Istimewa)

GROBOGAN, RADAR BATU – Kecelakaan yang melibatkan kereta dan mobil kembali terjadi. Kali ini, Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek terlibat kecelakaan maut dengan mobil Toyota Avanza hingga menewaskan empat orang. Kejadian tersebut terjadi di Dusun Sugihan, Desa Tuko, Kecamatan Pulokulon, Grobogan, Jumat (1/5) dini hari.

Menanggapi peristiwa nahas tersebut, Manager Humas KAI Daerah Operasi (DAOP) 4 Semarang, Luqman Arif memaparkan kronologi kejadian tak lama setelah kejadian.

Baca Juga: Pemkot Batu Pilih Apresiasi Buruh dan Pengusaha dalam Memperingati May Day

"Argo Bromo Anggrek relasi Gambir - Surabaya Pasarturi tertemper mobil di JPL 52 KM 29+800 di jalur hulu antara Stasiun Panunggalan - Stasiun Kradenan pada pukul 02.52 WIB," jelas Luqman.

Akibatnya, KA Argo Bromo Anggrek berhenti luar biasa (BLB) di Stasiun Kradenan pukul 02.54 WIB untuk pemeriksaan kondisi sarana. Setelah dinyatakan aman, kereta tersebut berangkat kembali pada pukul 02.56 WIB.

Baca Juga: Pelemparan Batu di Pujon, Kabupaten Malang Dilatarbelakangi Motif Emosi

Luqman juga menyampaikan keprihatinannya atas kecelakaan tersebut.

"PT KAI DAOP 4 Semarang turut prihatin dan menyayangkan atas kejadian tersebut," katanya.

Selanjutnya, Luqman mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di sepanjang jalur KA. Hal itu sesuai dengan Pasal 181 Ayat (1) UU 23 tahun 2007 tentang Perkeretaapian.

Baca Juga: Pemkot Batu Didesak Segera Tertibkan Vila lewat Perwali

"KAI DAOP 4 Semarang akan terus melakukan penyampaian imbauan keselamatan baik di internal maupun eksternal sebagai upaya preventif dalam rangka menekan angka kecelakaan," ungkap Luqman.

Di sisi lain, Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Grobogan AKP Kumala Enggar Anjarani melalui Kanit Gakkum Sat Lantas Polres Grobogan Iptu Eko Ari Kisworo turut membeberkan kronologi kecelakaan tersebut.

Baca Juga: TPS3R Mulai Kewalahan, Pemerintah Kota Batu Dorong SPPG Olah Sampah Mandiri

Toyota Avanza bernomor polisi H-1060-ZP, berpenumpang sembilan orang, berjalan dari arah selatan atau Sidorejo menuju ke arah utara atau Purwodadi dengan kecepatan sedang," terang Eko.

Dia menambahkan bahwa kecelakaan tidak bisa dihindari.

Baca Juga: Satuan Pelayanan Pangan Bergizi (SPPG) Picu Lonjakan Sampah di Kota Batu, Tambah 2 Ton per Hari, Total Kini 125 Ton

"Karena jarak sudah dekat, Kereta Api Argo Bromo Anggrek menabrak body depan kiri dari Toyota Avanza hingga mobil terpental sejauh kurang lebih 20 meter dan menabrak tiang," ungkapnya.

Diketahui, empat dari sembilan penumpang mobil Avanza tersebut meninggal dalam kecelakaan ini. Keempatnya adalah SB (2), ND (10), Mukamat Sakroni (51), dan Dalni (51).

Editor : Aditya Novrian
#kronologi #mobil #kecelakaan #kereta api