BUMIAJI, RADAR BATU - Kasus penemuan jenazah di kawasan Jembatan Cangar kembali terulang. Seorang pemuda berusia 24 tahun asal Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang ditemukan tewas di bawah jembatan jalur alternatif Mojokerto-Batu kemarin (23/4) siang.
Korban diketahui berinisial DPW. Identitasnya telah dikonfirmasi aparat kepolisian. Hingga kini, penyebab kematian masih dalam penyelidikan. “Korban berinisial DPW, 24 tahun, warga Candipuro, Lumajang,” ujar Kasi Humas Polres Batu Iptu M Huda Rohman.
BACA JUGA: 3 Rekomendasi Japanese Food di Kota Batu yang Layak Masuk Daftar Kulineranmu
Polisi belum menyimpulkan penyebab pasti. Semua kemungkinan masih terbuka, termasuk dugaan bunuh diri. Di sekitar lokasi, petugas menemukan sejumlah barang yang diduga milik korban. Di antaranya tali yang terikat pada botol dan tersambung ke besi jembatan.
Sepasang sandal juga ditemukan di tepi jembatan. Tak jauh dari lokasi, sebuah sepeda motor lengkap dengan helm terparkir. Laporan penemuan jenazah diterima sekitar pukul 10.35. Tim gabungan langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan evakuasi.
BACA JUGA: Tak Boleh Dianggap Remeh, Ini Dampak Kebiasaan Nonton Video Pendek Berlebihan
Kepala Markas PMI Kota Batu Abdul Muthalib menyebut proses evakuasi berlangsung hingga siang hari. “Korban berhasil dievakuasi dan dibawa ke RS Hasta Brata sekitar pukul 13.00,” ujarnya.
Evakuasi melibatkan kepolisian, petugas Tahura Raden Soerjo, Basarnas, relawan, dan PMI. Medan yang curam dan akses terbatas membuat proses berlangsung hati-hati. Peristiwa ini memicu perhatian publik.
Sebab, lokasi yang sama sebelumnya juga menjadi titik penemuan jenazah. Pada 31 Maret lalu, pemuda 24 tahun asal Mojokerto ditemukan meninggal di kawasan Jembatan Kembar Cangar. Polisi mengimbau masyarakat tidak berspekulasi. Penyebab kematian akan disampaikan setelah penyelidikan tuntas. (dia/dre)
Editor : Fajar Andre Setiawan