BATU - Dua kecelakaan lalu lintas terjadi dalam rentang kurang dari tiga jam di Kota Batu kemarin (6/2). Satu orang meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka. Faktor kelalaian pengendara menjadi penyebab utama dari dua peristiwa tersebut.
Korban meninggal adalah Like Narulita, 43, warga setempat. Ia tewas setelah sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarainya terlibat tabrakan dengan sepeda motor Honda Vario di Jalan Raya Sultan Agung, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, sekitar pukul 06.45.
Saat kejadian, korban membonceng anaknya, Shanum Azimatus Sa Adah, 3 tahun. Keduanya melaju dari arah barat ke timur dengan kecepatan sedang. Di saat bersamaan, sepeda motor Honda Vario bernomor polisi N 5108 KC yang dikendarai Aura Nurisa Putri Angel Talisa, 16, menyeberang dari arah selatan ke utara.
Menurut keterangan polisi, sebelum tabrakan terjadi, ada kendaraan roda dua lain yang berhenti untuk memberi prioritas penyeberangan. Namun, Scoopy yang dikendarai korban tetap melaju hingga menabrak sisi samping motor Vario.
Baca Juga: Tiga Pemotor Cedera Kepala dan Dada Setelah Tabrakan di Pandanrejo Kota Batu
Benturan keras mengakibatkan korban dan anaknya mengalami cedera kepala. Keduanya sempat dilarikan ke RS Bhayangkara Hasta Brata Kota Batu. Namun nyawa Like tidak tertolong. “Korban meninggal dunia saat menjalani perawatan,” ujar Kasatlantas Polres Batu AKP Kevin Ibrahim.
Sementara itu, anak korban hanya mengalami luka ringan dan masih menjalani perawatan. Petugas kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengamankan kendaraan, serta memeriksa sejumlah saksi.
Tak lama berselang, kecelakaan kedua terjadi sekitar pukul 09.30 di Jalan Raya Patimura, Kelurahan Temas, Kecamatan Batu. Seorang mahasiswa Universitas Brawijaya, Syifa, mengalami luka setelah sepeda motor Honda PCX bernomor polisi N 3769 KE yang dikendarainya menabrak sepeda motor Honda Supra N 3796 L.
Motor Supra dikendarai Supriyanto yang saat itu hendak berbelok menuju area persawahan. Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, motor PCX melaju dari arah Kota Batu menuju Dau dengan kecepatan tinggi.
“Kecepatannya cukup tinggi. Untuk motor yang mau belok, kurang tahu apakah sudah menyalakan lampu sein atau belum,” ujar Wati, salah satu saksi di lokasi kejadian. Akibat benturan tersebut, Syifa mengalami luka di bagian kepala dan kaki, kemudian dilarikan ke RS Hasta Brata untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara Supriyanto tidak mengalami luka serius dan tidak dibawa ke rumah sakit. Saat kejadian, ia diketahui tidak mengenakan helm dan kendaraan yang dikendarainya juga telah mati pajak sejak 2023. (dia/dre)
Disunting Kembali: Diva Ayu Herdianasari
Editor : Aditya Novrian