Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

2 Hari Berturut, Dua Truk Mengalami Kecelakaan di Jalan Raya Krisik Desa Pagersari Kota Batu

Fajar Andre Setiawan • Jumat, 5 Desember 2025 | 16:18 WIB
PROSES EVAKUASI: Truk AG 8649 PF terguling di Jalan Raya Krisik, Dusun Sumbersari, Desa Pagersari, Kecamatan Ngantang pada Rabu malam lalu (3/12).
PROSES EVAKUASI: Truk AG 8649 PF terguling di Jalan Raya Krisik, Dusun Sumbersari, Desa Pagersari, Kecamatan Ngantang pada Rabu malam lalu (3/12).

BATU - Dua hari berturut-turut terjadi kecelakaan truk di wilayah kerja Polres Batu. Insiden terbaru terjadi pada Rabu malam lalu (3/12) sekitar pukul 20.00 di Jalan Raya Krisik, Dusun Sumbersari, Desa Pagersari, Kecamatan Ngantang. Sebuah truk boks bernopol AG 8649 PF yang mengangkut minyak dan sembako terguling hingga terperosok ke lahan jagung warga.

Truk yang dikemudikan Muhammad Afthonur Rofi, 25, warga Desa Sukorejo, Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar itu melaju dari Blitar menuju Ngantang. Saat hendak menyalip kendaraan lain, Rofi kehilangan kendali akibat minimnya penerangan jalan. Truk pun melesat ke kiri dan terguling.

“Tidak ada korban jiwa. Sopir dan kernet hanya luka ringan. Kerugian material diperkirakan Rp2 juta,” ujar Ipda Agus Atang Wibowo, Kanit Gakkum Satlantas Polres Batu. Evakuasi berlangsung hampir dua jam. Proses penarikan menggunakan alat berat karena posisi truk cukup dalam. Selain evakuasi, petugas juga melakukan pendataan dan pengamanan lokasi.

Sehari sebelumnya, Selasa (2/12) sekitar pukul 15.30, kecelakaan serupa terjadi di Jalan Raya Sultan Agung, Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu. Truk Hino bernopol L 9299 UK yang dikemudikan Asnan, 55, warga Surabaya, hilang kendali setelah remnya blong saat menuruni jalan. “Sopir membanting setir ke kanan hingga menabrak pulau jalan,” ujarnya.

Beruntung tidak ada korban jiwa, tapi kerugian ditaksir mencapai Rp 20 juta. Hasil pemeriksaan menunjukkan faktor kelalaian pengemudi menjadi penyebab utama. Sopir diduga tidak memeriksa kondisi rem dan kendaraan sebelum beroperasi. Pihaknya segera melakukan olah TKP, memeriksa saksi, dan mengevakuasi kendaraan.

Dua insiden beruntun ini, menurut Atang menjadi peringatan penting bagi sopir angkutan barang. “Pengecekan kendaraan wajib dilakukan, terutama rem. Konsentrasi dan kewaspadaan penuh sangat diperlukan di jalur menurun dan area dengan penerangan minim,” tandasnya. (dia/dre)

Editor : A. Nugroho
#desa pagersari #kecelakaan #polres batu #kota batu