Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Tiga Bulan, Polres Batu Tangani Dua Kasus Kekerasan Anak

Fajar Andre Setiawan • Jumat, 4 April 2025 | 17:50 WIB
Ilustrasi kekerasan pada anak. (Freepik)
Ilustrasi kekerasan pada anak. (Freepik)

BATU - Sepanjang 2025 ini Polres Batu sudah menerima dua laporan kasus kekerasan anak.

Kedua korban sama-sama masih usia sekolah.

Kekerasan yang terjadi diawali salah paham kemudian berujung pertengkaran yang membuat korban mengalami pemukulan.

Kasatreskrim Polres Batu AKP Rudi Kuswoyo menyebut dua kasus tersebut menimpa anak SMP.

Satu kasus kekerasan dilakukan dengan pemukulan menggunakan raket bulu tangkis.

Satu kasus lain dilakukan secara langsung dengan memukul kepala bagian belakang korban.

“Kemudian orang tuanya tidak terima dan melakukan laporan ke kami,” ujarnya.

Penanganan kasus kekerasan pada anak tak jauh berbeda dengan kasus kekerasan pada umumnya.

Sebab, korban tetap akan menjalani visum.

Tujuannya untuk mengetahui apakah benar-benar terjadi pemukulan.

Sejauh ini, Rudi mengaku temuan luka pada korban berupa lebam di anggotan badan.

Dia mengaku mengupayakan penyelesaian jalur kekeluargaan untuk kasus tersebut.

“Orang tua saat ini memang cenderung lebih gampang lapor polisi untuk kasus pertengkaran anak,” ungkapnya.

Bahkan untuk pertengkaran yang masih dalam batas wajar.

Untuk itu, dia selalu mengupayakan agar kedua belah pihak bisa berdamai.

Rudi mengaku rutin melakukan edukasi ke sekolah dan pondok pesantren untuk mencegah kekerasan pada anak dan teman sebayanya.

Terutama untuk jenjang SMP. Sebab, siswa usia SMP emosinya cenderung belum stabil.

“Kami menjelaskan apa saja dampak dari kekerasan dan konsekuensinya. Dalam edukasi itu kami juga kerap menyinggung terkiat fenomena bullying,” tandasnya.

Itu lantaran Kota Batu pernah punya catatan merah terkait bullying. (iza/dre)

Editor : Aditya Novrian
#polres batu #kekerasan anak #kota batu