BUMIAJI - Dua kandang kambing milik warga Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji dilahap si jago merah kemarin (6/11) sekitar 12.45.
Kebakaran dipicu dari aktivitas pembakaran sampah di sekitar kandang.
Dari situlah api merembet ke kandang.
Nahasnya ada 19 ekor kambing yang turut terpanggang dari insiden kebakaran tersebut.
Kapolsek Bumiaji AKP Guguk Windu Hadi mengatakan api lebih dulu membakar kandang kambing milik Sariyan.
Dia menyebut api bisa merembet ke kandang lantaran hembusan angin.
Sebab, pembakaran sampah tidak dilakukan di dalam kandang.
Melainkan berada di luar area kandang.
Lebih lanjut, Guguk menyampaikan bila ada 15 ekor kambing di dalam kandang milik Sariyan.
Api dengan cepat membesar.
Itu membuat belasan ekor kambing tak sempat diselamatkan.
Tak pelak 15 ekor kambing tersebut terpanggang hingga mati.
Tak berhenti menghanguskan kandang milik Sariyan saja, Api terus menjalar ke kandang yang berada di sebelahnya.
Kandang tersebut milik Joko Suwito, sama-sama warga Desa Tulungrejo Kecamatan Bumiaji.
Dalam kandangnya berisi 4 ekor kambing. Sayangnya, kambing-kambing itu juga tak sem- pat diselamatkan.
Alias juga ikut mati terpanggang.
Bahkan, dapur milik Joko Suwito tak luput
dari amukan si jago merah.
Guguk menyampaikan petugas gabungan bersama masyarakat bahu-membahu melakukan upaya pemadaman.
Lima unit mobil pemadam kebakaran (Damkar) baru sampai di lokasi kejadian sekitar pukul 13.12.
Petugas damkar langsung menyemprotkan air ke titik api.
Pemadaman baru selesai sekitar pukul 14.40.
Alhasil, kandang berukuran seluas 40 meter persegi itu hangus.
Atap-atap kandang juga berjatuhan.
Beruntung api tak sampai membakar bagian utama rumah.
Guguk mengatakan total kerugian yang ditanggung kedua pemilik kandang tersebut mencapai Rp 60 juta. (iza/dre)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana