Siswa SMK Batu Bisa Dapat Kerja Sebelum Lulus

Rori Dinanda Bestari • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 15:00 WIB
Ilustrasi: Siswa SMK (Foto: Pixels)
Ilustrasi: Siswa SMK (Foto: Pixels)

BATU, RADAR BATU - Sejumlah siswa sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kota Batu berpeluang memperoleh pekerjaan sebelum dinyatakan lulus. Peluang itu muncul melalui kelas industri, praktik kerja industri, dan proses seleksi perusahaan sejak semester akhir.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Negeri Kota Batu Kolikul Huda mengatakan, sekolah mulai memperkuat kerja sama dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI). Salah satunya melalui pembentukan kelas industri.

Materi pembelajaran dalam kelas tersebut disesuaikan dengan kebutuhan perusahaan. Porsi praktik diperbanyak. Sejumlah materi bahkan disampaikan langsung oleh praktisi industri.

Baca Juga: Ingin Nonton Naykilla Hingga Vierratale secara Gratis? Konser Pita Kita Lagi Bagi-Bagi Tiket - Radar Batu

“Misalnya di SMKN 3 Batu ada dua kelas industri yang fokusnya lebih mengarah ke kesiapan kerja,” katanya.

Menurut Kolik, model tersebut membuat siswa tidak hanya memahami teori. Mereka juga memperoleh pengalaman kerja dengan standar industri.

Pada semester akhir, siswa dapat mengikuti proses seleksi perusahaan sebelum menyelesaikan pendidikan. Perusahaan bisa menilai kemampuan siswa secara langsung selama proses pembelajaran.

Skema itu membantu perusahaan mengurangi waktu adaptasi ketika siswa mulai bekerja. Sementara siswa memperoleh gambaran lebih jelas mengenai tuntutan pekerjaan.

Baca Juga: Andrew Garfield Malah Berhenti Pakai ChatGPT Setelah Main Film tentang AI - Radar Batu

Program praktik kerja industri atau magang juga menjadi jalur penting. Selama magang, perusahaan dapat melihat kemampuan, kedisiplinan, dan kecocokan siswa dengan kebutuhan pekerjaan.

“Saat magang, perusahaan sekaligus menilai kemampuan siswa, sehingga mereka langsung mendapat tawaran kerja setelah masa magang usai,” jelas Kolik.

Kepala Bidang Pelatihan dan Penempatan Kerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Batu Hartini menyebut, sekitar 85 persen lulusan SMK di Kota Batu tercatat langsung bekerja atau berwirausaha.

Baca Juga: Karhutla Gunung Butak dan Kawinajang Padam, Perhutani Mulai Telusuri Penyebab - Radar Batu

Sektor yang paling banyak menyerap lulusan SMK berada pada bidang pariwisata dan agribisnis. Di antaranya perhotelan, hospitality, tata boga, dan pengolahan hasil pertanian.

Kolik menilai, kelas industri dan magang perlu terus diperluas. Sekolah harus membangun hubungan yang lebih erat dengan perusahaan agar proses pembelajaran tidak berhenti di ruang kelas.

Dengan pola tersebut, siswa memiliki peluang mendapatkan pekerjaan lebih cepat. Perusahaan juga memperoleh calon tenaga kerja yang telah mengenal budaya dan standar kerja sejak masih berstatus pelajar.

Editor : Fajar Andre Setiawan
Anak SMK Bekerja Berwirausaha smk lulusan smk