Wacana Merger 9 SD Negeri di Kota Batu Masih Menggantung

Rori Dinanda Bestari • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 20:00 WIB
BAKAL DIMERGER: SD Negeri Oro-Oro Ombo 2 bakal dimerger dengan SDN Oro-Oro Ombo 1 pada tahun depan.
BAKAL DIMERGER: SD Negeri Oro-Oro Ombo 2 bakal dimerger dengan SDN Oro-Oro Ombo 1.

BATU, RADAR BATU - Rencana merger sembilan SD negeri di Kota Batu belum bisa direalisasikan dalam waktu dekat. Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batu masih mematangkan penataan guru dan kepala sekolah. Tujuannya agar tidak terjadi kelebihan formasi setelah penggabungan.

Plt Kabid Pembinaan SD Disdik Kota Batu Dina Susanti mengatakan sembilan sekolah yang masuk rencana merger memiliki jumlah siswa dan tenaga pendidik yang masih cukup banyak. “Rencana merger itu bukan sekolah yang tidak ada muridnya. Muridnya banyak, gurunya ada, kepala sekolahnya juga ada, sehingga kami harus menata dulu,” ujarnya.

Sembilan sekolah tersebut yakni SDN Sisir 3, SDN Sisir 4, SDN Sisir 6, SDN Songgokerto 1, SDN Songgokerto 2, SDN Oro-Oro Ombo 1, SDN Oro-Oro Ombo 2, SDN Sumberejo 1, dan SDN Sumberejo 2.

Baca Juga: Masih Ada 736 Jiwa di Kota Batu Belum Punya KTP - Radar Batu

Menurut Dina, penggabungan tiga sekolah sekaligus berpotensi menimbulkan kelebihan guru kelas dan kepala sekolah. Karena itu, redistribusi personel harus disesuaikan dengan kebutuhan serta regulasi yang berlaku.

Berbeda dengan penataan SDM, penggabungan sarana dan prasarana dinilai lebih mudah dilakukan. “Kalau sarana dan prasarana (sarpras) untuk penggabungannya kan mudah,” imbuhnya.

Saat ini, kebutuhan guru kelas di Kota Batu relatif mencukupi. Disdik justru masih membutuhkan sejumlah guru mata pelajaran, seperti Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK). Disdik masih melakukan pemetaan dan sinkronisasi data untuk memastikan status guru dan kepala sekolah setelah merger.

Editor : Fajar Andre Setiawan
pendidikan kota batu Merger SD sd negeri disdik kota batu sekolah dasar