70 Siswa SR Asal Kabupaten Malang Masih Tunggu Lampu Hijau Pusat

Rori Dinanda Bestari • Dipublikasikan Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:00 WIB
FOKUS: Beberapa siswa SRMP 14 Batu mengikuti pembelajaran di dalam kelas beberapa waktu lalu. (RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU)
FOKUS: Beberapa siswa SRMP 14 Batu mengikuti pembelajaran di dalam kelas beberapa waktu lalu. (RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU)

BATU, RADAR BATU - Nasib sekitar 70 siswa asal Kabupaten Malang yang belajar di rintisan Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 14 Batu masih menunggu kepastian. Rencana pemindahan mereka ke fasilitas Sekolah Rakyat di daerah asal belum bisa direalisasikan. Sebab, persetujuan Kementerian Sosial (Kemensos) RI belum turun.

Sebelumnya, 18 siswa asal Kediri resmi ditarik kembali per 8 Agustus lalu. Kini, siswa asal Kabupaten Malang berpotensi menyusul setelah fasilitas gedung SR permanen di wilayah tersebut rampung dan mulai beroperasi. Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batu Lilik Fariha membenarkan adanya rencana pemindahan tersebut.

Namun, Pemkab Malang masih harus menunggu persetujuan dari pemerintah pusat. “Surat permohonan pemindahan sebenarnya sudah diajukan oleh Pemkab Malang, tetapi persetujuannya belum turun,” ungkapnya.

Baca Juga: Cara Cek dan Bayar PBB-P2 Online di Kota Batu, Bebas Denda Hingga 31 Agustus - Radar Batu

Menurut Lilik, proses pemindahan siswa SR tidak sebatas memindahkan peserta didik secara fisik. Mutasi antardaerah juga membutuhkan sinkronisasi administrasi di tingkat kementerian. Salah satunya terkait migrasi data pokok pendidikan (dapodik).

Data induk siswa belum dapat dipindahkan ke sekolah tujuan sebelum surat persetujuan dari Kemensos RI diterbitkan. “Jadi selama surat keputusan itu belum turun, anak-anak asal Kabupaten Malang akan tetap mengikuti pembelajaran di rintisan yang ada,” tambahnya.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Nail Art di Kota Batu, Harga Mulai 50 Ribuan - Radar Batu

Untuk sementara, siswa dari luar daerah masih mengikuti pembelajaran di fasilitas rintisan SRMP 14 Batu hingga ada kebijakan baru. Ketentuan tersebut masih dapat berubah sesuai keputusan Kemensos RI.

Sembari menunggu kepastian, Dinsos Kota Batu bersama pengelola sekolah memastikan kegiatan belajar tetap berjalan. Kebutuhan pendidikan dan fasilitas asrama para siswa juga tetap dipenuhi. 

Editor : Fajar Andre Setiawan
pendidikan kota batu SRMP 14 Batu Mutasi Siswa Sekolah Rakyat kemensos ri