Bupati Malang Tegaskan Sekolah Harus Bebas Bullying dan Pelecehan Seksual

Aqila Sahira Dewi • Dipublikasikan Senin, 10 Agustus 2026 | 12:00 WIB
Kepala Bappenas Kabupaten Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., memimpin pelaksanaan Pengukuhan, Pelantikan, dan Pengambilan Sumpah Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Administrator, Jabatan Pengawas dan Jabatan Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (3/8). (Instagram)
Kepala Bappenas Kabupaten Malang, Drs. H. M. Sanusi, M.M., melantik, mengambil sumpah, dan mengukuhkan 166 Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pendopo Agung Kabupaten Malang, Senin (3/8). (Instagram)

BATU, RADAR BATU – Bupati Malang HM Sanusi melantik dan mengukuhkan 166 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang, Senin (3/8/2026). Dari jumlah tersebut, 117 orang dikukuhkan sebagai kepala sekolah di berbagai jenjang pendidikan.

117 orang yang dikukuhkan sebagai kepala sekolah terdiri dari 4 kepala sekolah TK, 94 kepala sekolah SD, dan 19 kepala sekolah SMP. Dalam sambutannya, Sanusi menegaskan seluruh satuan pendidikan di Kabupaten Malang harus bebas dari praktik bullying maupun pelecehan seksual.

Ia meminta kepala sekolah yang baru dilantik tidak hanya menjalankan fungsi administratif, melainkan juga menjadi motor penggerak peningkatan mutu pendidikan sekaligus pembentukan karakter peserta didik.

Baca Juga: Bullying Terjadi di Sekolah, Apa yang Harus Dilakukan Oleh Guru?

Perhatian khusus diberikan pada terciptanya lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak. Menurut Sanusi, sinergi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat menjadi kunci penting untuk mencetak sumber daya manusia yang unggul di Kabupaten Malang.

Pelantikan ini menjadi momentum awal bagi para kepala sekolah baru untuk memperkuat pengawasan di lingkungan masing-masing. Isu bullying dan kekerasan seksual di sekolah memang jadi perhatian nasional beberapa tahun terakhir, sehingga penegasan dari kepala daerah seperti ini diharapkan bisa langsung diterjemahkan menjadi langkah konkret di lapangan, bukan sekadar imbauan seremonial.

Selain soal keamanan sekolah, pelantikan 117 kepala sekolah sekaligus menjadi bagian dari penyegaran kepemimpinan di dunia pendidikan Kabupaten Malang. Dengan jumlah yang cukup besar, Pemkab Malang tampak ingin memastikan setiap satuan pendidikan punya pemimpin yang siap menjalankan visi peningkatan mutu sekaligus perlindungan anak secara bersamaan.

Baca Juga: Mayoritas Kasus Bullying di Kota Batu Tuntas di Satgas Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Satuan Pendidikan

Ke depan, publik tentu akan menanti bagaimana komitmen ini diwujudkan lewat kebijakan turunan, seperti sistem pelaporan kekerasan di sekolah atau pelatihan khusus bagi guru dan kepala sekolah dalam mendeteksi tanda-tanda bullying maupun pelecehan sejak dini.

 

Editor : Aditya Novrian
Sumber : diolah dari berbagai sumber
bullying sekolah pelecehan seksual anak pendidikan Kabupaten Malang bupati malang kepala sekolah