Pengunjung berasal dari berbagai kalangan, mulai anak-anak, pelajar, hingga masyarakat umum.
Selain layanan di Gedung perpustakaan, ia juga mengandalkan perpustakaan keliling Si Boling untuk menjangkau sekolah- sekolah. Operasional mobil literasi dijadwalkan rutin setiap Selasa-Kamis. Sementara, Senin dan Jumat menyesuaikan permintaan sekolah.
“Satu mobil melayani Kecamatan Junrejo, sedangkan satu mobil lainnya melayani Kecamatan Batu dan Bumiaji,” jelasnya. Menurut Rais, layanan Si Boling tidak hanya menyediakan buku bacaan. Petugas juga mengajak siswa berinteraksi melalui kuis dan kegiatan menceritakan kembali isi buku. Itu bertujuan agar minat baca tumbuh sejak dini.
Baca Juga: Perpustakaan Sekolah, Fasilitas Penting yang Masih Jarang Dimaksimalkan Siswa
Meski pemerintah daerah melakukan efisiensi anggaran, operasional perpustakaan keliling dipastikan tetap berjalan. Anggaran bahan bakar kendaraan tidak dipangkas. Dengan begitu, layanan literasi ke sekolah tetap optimal.
Saat ini Perpustakaan Daerah Kota Batu memiliki sekitar 40.000 eksemplar buku. Koleksinya terdiri atas sekitar 60 persen buku nonfiksi dan 40 persen buku fiksi, mulai buku pengetahuan, keuangan, buku anak, hingga novel populer.
Baca Juga: Layanan Perpustakaan Dibuka hingga Sabtu
Beberapa judul yang banyak diminati kalangan muda di antaranya Laut Bercerita, Home Sweet Loan, dan As Long As The Lemon Trees Grow. Kehadiran buku-buku tersebut diharapkan mampu menarik lebih banyak generasi muda berkunjung ke perpustakaan.
“Kalangan pelajar ada yang datang secara mandiri, ada juga melalui program Babeku (Membaca dan Berekreasi dalam Kunjungan ke Perpustakaan),” pungkasnya. (yun/dre)
Editor : A. NugrohoSumber : Radar Malang