24 Sekolah Dapat Kucuran Perbaikan Fisik, Dana Revitalisasi dari Pemerintah Pusat Melonjak Tajam

Rori Dinanda Bestari • Dipublikasikan Selasa, 4 Agustus 2026 | 14:00 WIB
PROSES REHAB: SDN Pendem 1 mendapat bantuan rehabilitasi gedung menggunakan dana alokasi khusus tahun lalu. RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU
PROSES REHAB: SDN Pendem 1 mendapat bantuan rehabilitasi gedung menggunakan dana alokasi khusus tahun lalu. (RORI DINANDA BESTARI/RADAR BATU)

BATU, RADAR BATU - Anggaran rehabilitasi infrastruktur pendidikan di Kota Batu meningkat signifikan tahun ini. Dinas Pendidikan (Disdik) mencatat 24 sekolah dipastikan menerima bantuan perbaikan gedung. Rinciannya, 21 SD dan tiga SMP negeri. Kenaikan itu didorong melonjaknya alokasi dana revitalisasi dari pemerintah pusat.

Selain APBD Kota Batu, pembenahan sarana dan prasarana sekolah juga didukung anggaran dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI. Terutama untuk jenjang SD. Kasi Sarana dan Prasarana Bidang SD Disdik Kota Batu Dina Susanti mengatakan nilai bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat mencapai Rp 6,08 miliar.

Nilai tersebut meningkat drastis dibanding tahun lalu yang hanya sekitar Rp 500 juta untuk satu sekolah. “Tahun lalu hanya satu sekolah yang mendapat bantuan. Tahun ini meningkat menjadi sembilan sekolah dengan total anggaran Rp 6,08 miliar,” ujarnya.

Baca Juga: Peminat Beasiswa Seribu Sarjana Kota Batu Tembus 700, Mitra Kampus Terus Ditambah - Radar Batu

Dari 25 SD yang diusulkan, sembilan sekolah dinyatakan lolos verifikasi kementerian. Disdik juga masih membuka peluang bertambahnya penerima bantuan. Sebab, tiga sekolah lagi dijadwalkan menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dalam waktu dekat.

“Selain tiga sekolah yang akan PKS lagi, kami juga sudah menerima data awal 18 sekolah untuk proyeksi bantuan berikutnya,” tambah Dina. Di sisi lain, APBD Kota Batu mengalokasikan Rp 3,647 miliar untuk rehabilitasi 12 SD negeri.

Dengan demikian, total 21 SD dipastikan mendapat perbaikan fisik pada tahun ini. Menurut Dina, mekanisme penetapan penerima bantuan berbeda antara pusat dan daerah. Program revitalisasi kementerian mengacu pada data Dapodik dan hasil verifikasi lapangan.

Baca Juga: Persaingan PTN Ketat, Bimbel di Kota Batu Kebanjiran Peserta Didik Baru - Radar Batu

Sedangkan, bantuan APBD ditentukan berdasarkan kondisi riil bangunan serta skala prioritas daerah. “Sekolah dengan tingkat kerusakan mendekati 50 persen, terutama pada atap dan plafon ruang kelas, kami dahulukan,” jelasnya.

Sementara, bantuan pusat juga menyasar rehabilitasi toilet sekolah. Untuk jenjang SMP, Disdik juga menyiapkan rehabilitasi melalui APBD. Kasi Sarana dan Prasarana Bidang SMP Disdik Kota Batu Rackmad Hadi Mulyo mengatakan pemerintah daerah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 2,5 miliar bagi tiga SMP negeri.

“Saat ini kami sedang melengkapi dokumen sebagai persiapan proses pengadaan melalui LPSE,” katanya. Kerusakan yang paling banyak ditemukan pada bagian atap dan dinding ruang kelas. Sejumlah bangunan lama juga mengalami kebocoran dan retakan. Kondisi itu dinilai membutuhkan penanganan segera.

Baca Juga: 206 Siswa SDN 02 Junrejo Terima Dana PIP, Orang Tua Akui Sangat Membantu - Radar Batu

Selain itu, Disdik juga mengusulkan lima SMP negeri untuk memperoleh dana revitalisasi dari pemerintah pusat. Seluruh usulan telah melalui tahap verifikasi dan survei lapangan oleh tim teknis Universitas Negeri Malang (UM) yang ditunjuk kementerian.

“Untuk lima SMP negeri tersebut kami masih menunggu pengumuman resmi dari pemerintah pusat yang diperkirakan keluar pada Agustus ini,” ujar Rackmad. Sebelumnya, sempat muncul usulan bantuan APBD bagi SMP swasta melalui jalur pokok pikiran (Pokir) DPRD.

Baca Juga: Rekening PIP Tidak Aktif? Begini Cara Siswa Tetap Bisa Mencairkan Bantuan - Radar Batu

Namun, rencana tersebut belum dapat direalisasikan. Sebab, terkendala penyesuaian persyaratan administrasi pada Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD) serta pengetatan regulasi hibah.

Apabila usulan revitalisasi lima SMP disetujui pemerintah pusat, jumlah sekolah penerima bantuan rehabilitasi di Kota Batu dipastikan bertambah. Disdik berharap tambahan anggaran tersebut mampu mempercepat perbaikan ruang belajar sehingga proses pembelajaran berlangsung lebih aman dan nyaman bagi siswa maupun guru.

Editor : Fajar Andre Setiawan
Infrastruktur Pendidikan Sarana Prasarana Sekolah renovasi sekolah disdik kota batu rehabilitasi sekolah