BATU, RADAR BATU - Persaingan masuk perguruan tinggi negeri (PTN) mendorong minat siswa Kota Batu mengikuti bimbingan belajar (bimbel) meningkat. Menjelang seleksi masuk PTN tahun ajaran 2026/2027, dua lembaga bimbel di Kota Batu, yakni Ganesha Operation dan Neutron mencatat total 439 siswa baru.
Mayoritas pendaftar siswa kelas XII SMA. Mereka tengah bersiap diri menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Jadwal TKA yang maju pada Oktober jadi salah satu faktor pemicu meningkatnya minat mengikuti bimbel.
Kepala Ganesha Operation Kota Batu Annisa Rahma mengatakan lembaganya menerima 200 siswa baru. Jumlahnya naik 25 persen dibanding awal tahun lalu.
Dari jumlah tersebut, sekitar 130 siswa merupakan pelajar kelas XII yang berasal dari sejumlah SMA di Kota Batu.
“Mereka ingin memperkuat materi TKA dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). Sebab, merasa materi di sekolah belum selesai, sementara jadwal ujian lebih cepat,” ujarnya. Untuk menjaga kualitas pembelajaran, Annisa membatasi satu kelas berisi 20-25 siswa.
Baca Juga: Melongok Rentang Nilai TKA Jalur Prestasi Akademik SMA Negeri di Kota Batu
Proses belajar didukung empat mentor tetap dan 11 tentor lepas. Mereka lulusan dari berbagai PTN. “Kami juga membantu memetakan tingkat persaingan tiap PTN dan program studi berbasis web sehingga siswa bisa menentukan pilihan yang lebih terukur,” katanya.
Tren serupa juga terjadi di Neutron Kota Batu. Kepala Cabang Neutron Farah Dwi Nurmala mengaku telah menerima 239 siswa baru pada tahun ajaran 2026/2027. Jumlah tersebut di luar sekitar 100 peserta Program Tiga Semester yang telah bergabung sejak Januari lalu.
Farah menjelaskan percepatan jadwal TKA membuat siswa harus mempersiapkan diri lebih awal. Apalagi hasil TKA menjadi salah satu komponen penting dalam pemeringkatan siswa yang berhak mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP).
Baca Juga: Dulu Rapor Kini TKA: Evolusi Jalur Prestasi Akademik SPMB Jatim dari Masa ke Masa
Materi yang diujikan pada UTBK di antaranya penalaran matematika dan pengetahuan kuantitatif. Keduanya membutuhkan pendalaman di luar pembelajaran sekolah. Neutron menyediakan program kelas intensif, layanan konsultasi belajar, tes psikologi.
Selain itu, lembaga bimbel tersebut juga menyediaan aplikasi analisis peluang kelulusan berdasarkan nilai rapor. Lembaga itu juga mulai mengenalkan materi coding dan kecerdasan buatan (AI) bagi siswa berbagai jenjang. (kr2/dre)
Editor : A. NugrohoSumber : Radar Malang