BATU, RADAR BATU - Penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) di sejumlah sekolah Kota Batu kini diawasi lebih ketat. Tidak hanya proses pendataan yang diperketat, sekolah juga melibatkan orang tua untuk memastikan bantuan benar-benar dimanfaatkan bagi kebutuhan pendidikan.
Kepala SMP Negeri 1 Kota Batu Tatik Ismiati mengatakan verifikasi calon penerima dilakukan melalui Data Pokok Pendidikan (Dapodik) yang dipadukan dengan pengecekan faktual oleh wali kelas.
Baca Juga: Pengeroyokan yang Menyeret Petinggi KONI Kota Batu Berakhir Damai - Radar Batu
Dokumen pendukung seperti Kartu Indonesia Pintar (KIP), Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), dan Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) menjadi dasar penetapan penerima.
“Pihak sekolah mengumpulkan calon penerima untuk diberi penjelasan sekaligus dibuatkan surat keterangan aktivasi,” ujarnya.
Setelah bantuan cair, sekolah tidak berhenti melakukan pendampingan. Orang tua diminta melaporkan penggunaan dana melalui wawancara, Google Form, hingga dokumentasi foto pembelian perlengkapan sekolah.
Langkah tersebut dilakukan agar dana PIP benar-benar digunakan untuk membeli tas, sepatu, buku, seragam, maupun kebutuhan pendidikan lainnya.
Editor : Fajar Andre Setiawan