BATU, RADAR BATU – Sebanyak 8.283 siswa kurang mampu di Kota Batu menjadi sasaran Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2026. Pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp 3,3 miliar yang diprioritaskan bagi peserta didik dari keluarga miskin agar tetap melanjutkan pendidikan.
Kepala Bidang SD Dinas Pendidikan Kota Batu Dina Susanti mengatakan, penerima diprioritaskan berasal dari keluarga Desil 1 hingga Desil 4 dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
"Penentuan calon penerima dilakukan oleh masing-masing sekolah karena mereka yang paling mengetahui kondisi ekonomi peserta didik," ujarnya.
Usulan dari sekolah selanjutnya diverifikasi dan diunggah ke sistem Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) sebelum ditetapkan sebagai penerima bantuan.
BACA JUGA: 3 Wahana Roller Coaster Paling Ekstrem di Malang, Wajib Coba!
Meski demikian, siswa yang belum masuk dalam data DTSEN tetap memiliki peluang menerima bantuan melalui jalur Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) setelah melalui proses verifikasi lapangan. (kr2/dre)
Editor : Fajar Andre Setiawan