BATU, RADAR BATU – Berakhirnya Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMP negeri di Kota Batu tidak otomatis membuat seluruh sekolah swasta berhasil memenuhi kuota siswa baru.
Sebagian sekolah sudah menutup pendaftaran karena pagu terpenuhi, tetapi sebagian lainnya masih membuka penerimaan hingga akhir Juli.
Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Swasta Kota Batu Windra Rizkyana mengatakan persaingan antarsekolah swasta kini semakin ketat.
Menurutnya, keberhasilan memperoleh siswa tidak lagi ditentukan oleh status sekolah semata, melainkan kemampuan menghadirkan inovasi layanan pendidikan.
"Strategi pelayanan dan inovasi yang dilakukan sekolah swasta membuat masyarakat semakin percaya. Banyak orang tua sekarang memang sejak awal memilih sekolah swasta," ujarnya.
BACA JUGA: 5 Fakta Menarik Wisata Teluk Asmara, Destinasi Hits Kabupaten Malang
Windra menilai sekolah swasta saat ini terus meningkatkan kualitas akademik, memperkuat pendidikan karakter, hingga memperbaiki pelayanan kepada orang tua.
Karena itu, sekolah swasta tidak lagi hanya menjadi pilihan setelah calon siswa gagal masuk sekolah negeri.
BACA JUGA: Warung Firda 99 Batu, Tempat Makan Rumahan dengan Menu Lengkap Mulai Rp4 Ribuan
Di sisi lain, sekolah juga terus memperkuat promosi dan komunikasi dengan masyarakat agar mampu bersaing memperoleh peserta didik baru.
Menurut Windra, sekolah yang mampu membangun kepercayaan masyarakat cenderung lebih cepat memenuhi pagu dibandingkan sekolah yang hanya mengandalkan momentum setelah pengumuman SPMB negeri.
Ia optimistis kualitas sekolah swasta di Kota Batu akan terus meningkat seiring munculnya berbagai inovasi yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. (ori/dre)
Editor : Fajar Andre Setiawan