Sekolah Swasta Berbasis Agama Kian Diminati, SMP Al-Izzah dan Al-Hikmah Jadi Favorit Orang Tua di Kota Batu

Rori Dinanda Bestari • Dipublikasikan Kamis, 23 Juli 2026 | 17:00 WIB
Siapkan dokumen ini untuk daftar ulang SPMB tahap 2.
Siapkan dokumen ini untuk daftar ulang SPMB tahap 2.

 

BATU, RADAR BATU – Tren pilihan sekolah di Kota Batu mulai bergeser. Jika sebelumnya sekolah negeri menjadi tujuan utama, kini semakin banyak orang tua memilih SMP swasta berbasis agama karena dinilai lebih kuat dalam pembentukan karakter siswa.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMP Swasta Kota Batu Windra Rizkyana mengatakan minat masyarakat terhadap sekolah berbasis agama terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

BACA JUGA: Kenapa Serapan DBHCHT Kota Batu Belum Capai Target? Ini Penjelasan Pemkot

"Masyarakat sekarang cenderung mencari sekolah yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan pembinaan karakter melalui pendidikan agama," ujarnya.

Menurut Windra, sekolah berbasis Islam seperti SMP IIBS Al-Izzah dan SMP IIBS Al-Hikmah hampir selalu menjadi sekolah yang paling cepat memenuhi kuota penerimaan setiap tahun.

Ia menjelaskan, sebagian besar SMP swasta juga menerapkan mekanisme penerimaan yang lebih fleksibel dibanding sekolah negeri.

BACA JUGA: Serapan DBHCHT Kota Batu Baru 34,5 Persen, Pemkot Sebut Terkendala Aturan Baru

Mayoritas sekolah tidak menjadikan Tes Kemampuan Akademik (TKA) maupun tes membaca Al-Qur'an sebagai syarat utama penerimaan siswa.

"Prinsipnya memberikan akses pendidikan seluas-luasnya. Yang lebih ditekankan adalah komitmen orang tua dan calon siswa terhadap pilihan sekolah," katanya.

BACA JUGA: Danau Tersembunyi di Balik Dinginnya Batu, yang Belum Banyak Diketahui Wisatawan

Windra menambahkan, belum terpenuhinya kuota di sejumlah sekolah swasta tidak selalu menunjukkan rendahnya kualitas pendidikan.

Menurutnya, lokasi sekolah masih menjadi pertimbangan utama masyarakat. Selain itu, sebagian lulusan SD di Kota Batu memilih melanjutkan pendidikan ke Kabupaten Malang, Kota Malang, maupun pondok pesantren di luar daerah, terutama bagi mereka yang tinggal di wilayah perbatasan seperti Pujon dan Karangploso.

Meski demikian, ia optimistis seluruh lulusan SD tetap memiliki kesempatan memperoleh pendidikan karena daya tampung SMP swasta di Kota Batu masih sangat mencukupi. (ori/dre)

Editor : Fajar Andre Setiawan
spmb smp kota batu SMP swasta