BATU, RADAR BATU - Sebanyak 29 calon siswa Sekolah Rakyat (SR) asal Kota Batu mulai bersiap mengikuti pembelajaran di Sekolah Rakyat Terpadu Kota Blitar.
Mereka dijadwalkan berangkat pada 31 Juli mendatang sekaligus mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).
BACA JUGA: Final Piala Dunia Jadi Penentu, Mampukah Messi Gagalkan Sepatu Mbappé?
Sebelum diberangkatkan, seluruh calon siswa menjalani pemeriksaan kesehatan yang difasilitasi Dinas Kesehatan Kota Batu.
Pemeriksaan tersebut meliputi kondisi fisik dan kebugaran untuk memastikan seluruh peserta siap tinggal di lingkungan asrama.
Kepala SRMP 14 Batu Yulianah mengatakan kegiatan belajar sementara dipusatkan di Kota Blitar karena Kota Batu belum memiliki gedung permanen Sekolah Rakyat.
BACA JUGA: Ini 5 Literatur Nonfiksi yang Wajib Dibaca untuk Mengoptimalkan Masa Studi
"Kami belum memiliki gedung permanen sehingga seluruh pembelajaran sementara dilaksanakan di Sekolah Rakyat Terpadu Kota Blitar," ujarnya.
Pemkot Batu juga menyiapkan fasilitas transportasi bagi siswa beserta orang tua yang akan mengantar hingga lokasi asrama.
Jika ditemukan peserta yang mengalami gangguan kesehatan, pemerintah akan memberikan penanganan terlebih dahulu sebelum siswa diberangkatkan.
Program ini menjadi solusi sementara hingga Kota Batu memiliki sarana pendidikan permanen bagi penyelenggaraan Sekolah Rakyat di daerah sendiri. (ori/dre)
Editor : Fajar Andre Setiawan