Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Masih Ada 1.545 Kursi SMA dan SMK Negeri di Kota Batu, Ini Jalur SPMB yang Masih Dibuka

Rori Dinanda Bestari • Selasa, 16 Juni 2026 | 14:30 WIB
FOKUS: Wali murid calon pendaftar menggali informasi di website SPMB Kota Batu kemarin (20/5).
FOKUS: Wali murid calon pendaftar menggali informasi di website SPMB Kota Batu kemarin (20/5).

 

BATU, RADAR BATU - Peluang lulusan SMP untuk masuk SMA dan SMK negeri di Kota Batu masih terbuka lebar. Setelah seleksi jalur domisili selesai, sebanyak 1.545 kursi masih tersedia untuk diperebutkan melalui tahapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) berikutnya.

Kasi SMA dan PLKLPK Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wilayah Malang-Batu, M. Asrofi, menjelaskan bahwa sisa daya tampung tersebut terdiri atas 614 kursi di SMA negeri dan 931 kursi di SMK negeri.

BACA JUGA: 5 Tips Jitu Mengatur Gaji UMR: Tetap Bisa Menabung dan Cukup Sampai Akhir Bulan

Menurutnya, kuota terbesar berikutnya dialokasikan pada jalur prestasi, khususnya di jenjang SMK yang mencapai 65 persen dari total daya tampung. Sementara itu, jalur prestasi di SMA memperoleh alokasi sebesar 25 persen.

“Persaingan tetap kompetitif. Kami juga menyediakan kuota sebesar 1 persen di masing-masing jalur untuk lulusan gap year sebelum tahun 2026,” ujar Asrofi.

BACA JUGA: Jalur Domisili SPMB SMP 2026 Dibuka, Sekolah di Kota Batu Pastikan Pengukuran Jarak Akurat

Selain jalur prestasi akademik, sistem juga memberikan ruang bagi siswa yang memiliki prestasi di bidang lain. Sebanyak 5 persen kuota disiapkan untuk jalur prestasi lomba, terdiri atas 2 persen untuk prestasi akademik dan 3 persen untuk prestasi nonakademik.

Tak hanya itu, setiap sekolah juga menyediakan kesempatan khusus bagi satu ketua OSIS dan satu penghafal kitab suci melalui skema tersendiri.

BACA JUGA: Suhu Dingin Bediding Melanda Malang Raya, BMKG Beberkan Penyebabnya

Sementara bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu maupun anak berkebutuhan khusus, pemerintah menyediakan jalur afirmasi. Pada jenjang SMA, kuotanya mencapai 30 persen, sedangkan SMK memperoleh alokasi 15 persen.

Adapun jalur mutasi orang tua mendapatkan porsi 5 persen yang dibagi menjadi 3 persen untuk perpindahan tugas dan 2 persen bagi anak guru atau tenaga kependidikan.

BACA JUGA: Mediasi Buntu, Berkas Visum dan 6 Saksi Jerat Wakil Ketua KONI Kota Batu

Asrofi mengimbau calon peserta didik mempersiapkan seluruh persyaratan sesuai jalur yang dipilih agar peluang diterima semakin besar dalam tahapan seleksi berikutnya. (ori/dre)

Editor : Fajar Andre Setiawan
#kuota spmb #sma/smk negeri batu #pendidikan