BATU, RADAR BATU – Dinas Pendidikan Kota Batu resmi membuka pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMP Negeri untuk Jalur Domisili mulai hari ini, Senin (15/6) hingga Rabu (17/6) mendatang.
Demi menjamin rasa keadilan dan transparansi, pihak sekolah dan panitia memastikan bahwa proses pengukuran jarak rumah calon peserta didik ke sekolah tujuan akan dilakukan secara sangat akurat.
Langkah ketat ini diambil untuk mengantisipasi adanya manipulasi data koordinat tempat tinggal yang kerap menjadi persoalan dalam seleksi berbasis wilayah atau zonasi.
Baca Juga: Biar Nggak Bingung, Begini Cara Orang Tua Pantau Kuota dan Jalur Masuk SPMB Kota Batu 2026
Sistem seleksi jalur domisili di Kota Batu tahun ini menerapkan aturan berjenjang yang berpatokan pada wilayah teritorial Rukun Warga (RW). Penentuan kelulusan didasarkan pada tiga indikator utama, yaitu pembagian wilayah desa/kelurahan, kuota pagu per RW, serta pengukuran jarak riil dari rumah calon murid ke sekolah.
Guna memastikan akurasi data jarak tersebut, panitia memberlakukan skema verifikasi langsung. Calon murid beserta orang tua diwajibkan datang ke sekolah tujuan untuk menentukan titik koordinat Google Map bersama petugas panitia. Setelah titik domisili disepakati dan dikunci di hadapan petugas, orang tua wajib menandatangani surat pernyataan bermeterai Rp10.000 sebagai bentuk pertanggungjawaban hukum atas kebenaran data tersebut.
Proses pendaftaran mandiri secara daring sendiri dapat diakses oleh masyarakat melalui situs resmi di www.batu.spmb.id mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB setiap harinya selama masa pendaftaran.
Baca Juga: Jalur Domisili SPMB Kini Utamakan Nilai Akademik, Rumah Dekat Sekolah Belum Tentu Lolos
Kepala Dinas Pendidikan Kota Batu sebelumnya juga menegaskan bahwa seluruh proses SPMB 2026 ini dirancang terintegrasi secara daring untuk memastikan sistem bebas dari intervensi atau praktik "titipan". Usai pendaftaran dan seleksi selesai, hasilnya dijadwalkan akan diumumkan pada 19 Juni 2026, yang kemudian dilanjutkan dengan proses validasi serta daftar ulang fisik di sekolah tujuan pada 22-23 Juni 2026.
Editor : Aditya Novrian