Nasional Kota Batu Hari Ini Wisata & Kuliner Kriminal-Kasuistika Ekonomi & Bisnis Pendidikan Opini

Hari Pertama TKA SMA/SMK Negeri di Kota Batu Berjalan Lancar

Fajar Andre Setiawan • Selasa, 4 November 2025 | 17:12 WIB
FOKUS: Siswa SMAN 1 Batu menjalani Tes Kemampuan Akademik (TKA) gelombang pertama di laboratorium komputer kemarin pagi (3/11).
FOKUS: Siswa SMAN 1 Batu menjalani Tes Kemampuan Akademik (TKA) gelombang pertama di laboratorium komputer kemarin pagi (3/11).

BATU - Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa SMA dan SMK di Kota Batu berlangsung lancar pada hari pertama kemarin (3/11). Sebanyak 25 sekolah turut serta dalam ujian tersebut, terdiri atas 13 SMA dan 12 SMK baik negeri maupun swasta.

Total ada sekitar 2.675 siswa yang mengikuti ujian. Dari jumlah itu, 1.312 siswa berasal dari jenjang SMK dan 1.363 siswa dari SMA. TKA dijadwalkan berlangsung hingga 6 November mendatang.

Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Negeri Kota Batu, Anto Dwi Cahyono mengatakan TKA digelar dalam dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung 3-4 November, sementara gelombang kedua dijadwalkan pada 5-6 November.

“Alhamdulillah, hari pertama berjalan lancar tanpa kendala berarti,” ujarnya. Menurut Anto, sekolah diberi keleluasaan memilih sistem pelaksanaan ujian, yakni online penuh atau semi online. Dia menilai sistem semi online lebih aman dari gangguan teknis.

Itulah mengapa pria yang juga menjabat sebagai Kepala SMAN 1 Batu itu juga memutuskan sistem semi online dalam pelaksanaan TKA di sekolahnya. “Soal bisa diunduh sehari sebelumnya, sehingga risiko server down bisa dihindari,” jelasnya.

Meski demikian, beberapa sekolah tetap memilih sistem online penuh. Pilihan itu disesuaikan dengan kesiapan infrastruktur jaringan masing-masing. Pada hari pertama, ujian mencakup tiga mata pelajaran (mapel) yakni matematika, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.

Sementara pada hari kedua, ada dua mapel sesuai peminatan IPA atau IPS. Setiap mapel terdiri atas sekitar 20 soal dengan durasi pengerjaan 45-60 menit. “Siswa diberi toleransi keterlambatan maksimal 10 menit. Sejauh ini tidak ada yang terlambat,” kata Anto.

Meski begitu, dua siswa tercatat tidak hadir tanpa keterangan. Mereka akan dijadwalkan mengikuti ujian susulan sepekan setelah gelombang kedua selesai. Dia menambahkan, hasil TKA tidak diumumkan langsung setelah ujian.

Meski tidak bersifat wajib, sekolah tetap mendorong seluruh siswa mengikuti tes tersebut karena akan menjadi salah satu pertimbangan dalam Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP). “Kalau ada siswa yang tidak ikut, harus membuat surat pernyataan disertai alasan dan persetujuan orang tua,” ujarnya.

Hingga kini, bobot nilai TKA dalam SNBP masih bergantung pada kebijakan masing-masing perguruan tinggi. Dengan lancarnya pelaksanaan hari pertama, sekolah berharap ujian ini dapat menjadi tolok ukur kemampuan akademik siswa sekaligus bekal dalam menghadapi jenjang pendidikan berikutnya. (ori/dre)

Editor : A. Nugroho
#online #mkks #down #tka