Kekhawatiran tersebut muncul karena sebagian besar pemain Indonesia sudah sekitar tiga bulan tidak berkumpul dan bermain bersama dalam satu tim.
Herdman menyebut para pemain membutuhkan waktu untuk kembali menyatu dengan kerangka taktik yang telah disiapkan. Karena itu, ia meminta anak asuhnya tidak mudah frustrasi apabila permainan belum langsung berjalan sesuai harapan.
“Kelompok pemain ini belum bersama selama tiga bulan. Tugas mereka adalah segera terhubung dengan kerangka taktik kami,” ujar Herdman dalam konferensi pers jelang pertandingan, Kamis (24/9).
Baca Juga: Singapura Akui Skuad Indonesia Lebih Kuat Jelang Duel FIFA ASEAN Cup 2026
Menurut Herdman, kekakuan dalam permainan merupakan sesuatu yang mungkin terjadi ketika sebuah tim baru kembali berkumpul setelah jeda panjang. Ia pun meminta para pemain untuk tetap tenang dan menjaga fokus sepanjang pertandingan.
Hal lain yang menjadi perhatian adalah kemampuan pemain mengelola emosi. Herdman ingin skuad Garuda tetap menjalankan tugas masing-masing dan menjaga posisi ketika menghadapi Singapura.
Pertemuan Indonesia dan Singapura akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (25/9) pukul 20.00 WIB.
Kondisi tersebut membuat laga melawan Singapura menjadi ujian awal bagi Herdman untuk melihat seberapa cepat skuad Indonesia dapat kembali menjalankan sistem permainan yang telah dipersiapkan.
Editor : Aditya N. Rian
Sumber : berbagai sumber