BATU, RADAR BATU - Adanya batas usia Porprov akan menghalangi keikutsertaan 35 atlet Kota Batu. Lantaran belum adanya putusan final dari KONI Jawa Timur, pihak Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Batu berkenaan untuk regenerasi atlet.
Ketua KONI Kota Batu, Sentot Ari Wahyudi menjelaskan bahwa 35 atlet tersebut telah masuk dalam kontingen, namun statusnya masih bergantung pada regulasi baru,
“Kalau nanti batas usianya 23 tahun memang ada sekitar 35 atlet yang tidak bisa turun. Tapi kalau ada cabor dengan kelonggaran usia, tentu masih ada peluang untuk mereka,” ujar Sentot, mengutip dari Malangtimes, (15/9).
Sembari menunggu kepastian batas usia, KONI Kota Batu melakukan penjaringan atlet baru untuk berjaga-jaga.
“Karena regulasinya belum final, kami tetap harus menyiapkan langkah antisipasi, cabor kami minta untuk mulai menyeleksi atlet baru untuk regenerasi,” ujar Sentot, Malangtimes, (15/9).
Proses seleksi akan diserahkan pada cabang olahraga (cabor), yang lebih memahami kebutuhannya. Menurut Sentot, regenerasi harus tetap berjalan untuk memaksimalkan waktu dalam ketidakpastian ini.
“Yang terpenting sekarang kita jangan kehilangan waktu. Regenerasi harus tetap berjalanm sehingga ketika regulasi telah ditetapkan, kita sudah punya atlet yang siap” imbuh Sentot, Malangtimes, (15/9).
Jika 35 atlet absen pada Porprov, maka jumlah komposisi kontingen Kota Batu akan berkurang, namun bukan berarti kualitas atlet menurun. Justru menurut Sentot, keadaan ini memberikan kesempatan bagi para atlet muda untuk berprestasi.
Sumber : diolah dari berbagai sumber