BATU, RADAR BATU - Pengurus Pusat Federasi Panjat Tebing Indonesia (PP FPTI) mengirimkan dua atlet ke World Climbing Series di Koper, Slovenia sebagai bentuk persiapan menuju Asian Games 2026.
Atlet putra yang mewakili Indonesia yakni Putra Tri Ramadani yang merupakan peringkat kelima dunia, dan atlet putri, Alma Ariella Tsany dengan peringkat ke-32 dunia.
“Seri Koper ini bukan saja penting untuk persiapan Asian Games, tetapi juga untuk menaikkan peringkat atlet tanah air di World Climbing agar kuota kita untuk musim depan tetap terjaga,” kata Manajer timnas panjat tebing Indonesia, Aries Susanti Rahayu, mengutip dari antaranews.com (31/08/2026).
World Climbing merupakan nama baru yang diresmikan pada Desember 2025 dengan sebutan sebelumnya yaitu International Federation of Sport Climbing (IFSC).
Pada seri sebelumnya, Putra Tri Ramadani berhasil membawa pulang medali emas yang diselenggarakan di Praha, Juni lalu. Menurut Aries, para atlet masih berpeluang untuk menaikkan peringkatnya, dan pihak pelatih lead timnas panjat tebing Indonesia menargetkan podium untuk nomor lead perorangan putra.
Untuk atlet putri, Alma Ariella Tsany, harapannya Alma bisa mendapatkan jam terbang lebih banyak dan lebih siap menghadapi Asian Games setelah terbiasa dengan atmosfer kompetisi.
“Kami ingin atlet kami terbiasa dengan atmosfer kompetisi yang ketat agar mereka bisa terus meningkatkan kemampuannya di dinding panjat,” ujar Amri, pelatih lead timnas panjat tebing Indonesia, antaranews.com (31/08/2026).
Gelaran World Climbing Series Koper ini akan dimulai pada 4-5 September 2026 dengan kategori lead climbing.
Editor : Aditya NovrianSumber : diolah dari berbagai sumber