MALANG, RADAR BATU - Cape Verde menciptakan kejutan besar di Piala Dunia setelah berhasil menahan imbang tim raksasa Spanyol dengan skor 0-0 pada laga hari Senin (15/06). Hasil ini mematahkan prediksi di atas kertas dan langsung mengubah peta persaingan di Grup H.
Baca Juga: Lewat Jalur Banding, 4 Perwakilan Timnas Iran Akhirnya Kantongi Visa Masuk Amerika Serikat
Spanyol, yang menempati peringkat kedua FIFA, awalnya menjadi favorit utama dengan peluang -1500. Namun, Cape Verde yang berada di peringkat ke-67 mampu membalikkan prediksi berkat performa lini pertahanan yang solid. Perbedaan 65 peringkat ini tercatat sebagai celah peringkat terbesar kesembilan dalam sejarah pertemuan Piala Dunia.
Aksi Heroik Vozinha di Bawah Mistar
Kiper Cape Verde, Vozinha, menjadi bintang lapangan dengan melakukan tujuh penyelamatan krusial sepanjang pertandingan. Penjaga gawang veteran tersebut bahkan melakukan dua penyelamatan beruntun yang sangat krusial pada menit ke-39 demi mengamankan gawangnya dari kebobolan.
Lewat catatan penyelamatan ini, Vozinha yang berusia 40 tahun 12 hari mengukir sejarah sebagai kiper tertua ketiga yang mencetak clean sheet di Piala Dunia pria. Ia berada di bawah rekor Peter Shilton (40 tahun 281 hari) dan Dino Zoff (40 tahun 130 hari).
Baca Juga: Kolaborasi Desainer Mewah dan Jersey Piala Dunia 2026
Persaingan Grup H Memanas
Hasil imbang ini memberikan dampak besar pada peta taruhan dan klasemen sementara. Peluang Cape Verde untuk menjuarai Grup H kini meroket tajam dari +7000 menjadi +1700 setelah mengamankan satu poin berharga ini.
Sebaliknya, peluang Spanyol untuk memuncaki grup menurun dari -475 menjadi -280. Akibat hasil mengejutkan ini, keempat negara di Grup H kini mengoleksi poin yang sama di puncak klasemen setelah selesainya pertandingan pertama. Pertandingan ini menegaskan bahwa dominasi di atas kertas tidak menjamin kemenangan mutlak di lapangan hijau.
Editor : Aditya Novrian