MESKI menuai hasil kurang memuaskan di Porprov IX Jatim, Tim E-Sports Indonesia (ESI) Kota Batu enggan menyerah. Hasil minor di kejuaraan multi cabang olahraga lalu akan jadi bahan evaluasi untuk membangun tim lebih kuat. Satu tujuannya supaya bisa pecah telur meraih emas di Porprov Jatim selanjutnya.
Pelaksana Tugas Pengurus ESI Kota Batu Azariel menjelaskan, potensi tim yang tampil di Porprov IX Jatim bagus. Dalam dua nomor di kejuaraan itu mempunyai peluang meraih dua medali. Pada nomor Mobile Legend dan Free Fire berhasil menembus semifinal.
Sementara di nomor PUBG berhasil merangsek ke peringkat kelima. Pencapaian tersebut dinilai berada dalam trek yang bagus. ”Apalagi para atlet ESI Kota Batu baru pertama kali mengikuti kejuaraan Porprov Jatim,” katanya.
Menurutnya, jam terbang menjadi satu kekurangan di pertandingan tersebut. Meski mempunyai mentalitas kuat, atlet ESI Kota Batu belum bisa berbicara banyak saat tampil di babak krusial. Hal tersebut akan diperbaiki sebelum tampil di Porprov berikutnya.
Demi meningkatkan jam terbang, dia berencana untuk menurunkan tim E-Sports ke berbagai turnamen. Mulai dari turnamen lokal, regional, sampai nasional. Dia percaya program itu akan meningkatkan kemampuan atlet.
Azariel menjelaskan, pertandingan akan membantu atlet naik level. Karena dari pertandingan, mentalitas dan kemampuan atlet terasah. Pertandingan juga bisa jadi alat mengukur kekurangan atlet.
”Kesempatan meraih medali terbuka untuk mereka yang selalu bekerja keras,” katanya. Dia optimistis ESI Kota Batu bakal tampil lebih kompetitif. Mereka yakin mampu bersaing dengan atlet unggulan. (zan/gp)
Editor : A. Nugroho