BATU - Cabang olahraga (cabor) sepak bola putri berhasil mendulang poin kemenangan. Itu setelah beradu sengit melawan tim sepak bola asal Kota Malang di partai final di Stadion Gelora Brantas kemarin (28/6).
Tim kesebelasan putri Kota Batu berhasil unggul dengan poin 2-1 atas Kota Malang. Gol pertama berhasil dicetak pada menit ketiga oleh pemain nomor 18 Ratri Titania. Kota Batu akhirnya memimpin 1-0 atas lawan.
Tim Kota Malang baru menyusul melalui tendangan pinalti dan berhasil gol pada menit ke 38. Kedua tim beradu sengit sepanjang permainan. Terlebih saat tendangan bebas dari Kota Batu yang juga sempat diwarnai cekcok antarpemain.
Dua kartu merah dilayangkan untuk Kota Batu dan Kota Malang. Eksekusi tendangan bebas kembali dilakukan oleh sang nomor punggung 18. Tendangannya berhasil membobol gawang lawan dan mengunci kemenangan pada menit ke 80.
Kota Batu unggul telak dengan poin 2-1 atas Kota Malang. Kemenangan terus berusaha dipertahankan hingga bunyi peluit akhir pertandingan berbunyi. Suasana haru dan senang pecah menyelimuti seluruh suporter dan para pemain.
Sepak bola putri menyabet medali emas perdana dan berhasil mencetak sejarah. Wali Kota Batu Nurochman yang hadir langsung dan menyaksikan pertandingan tersebut mengaku bangga.
“Tentu sangat keren, semoga Persikoba Kota Batu semakin jaya,” ujarnya. Dengan kemenangan itu, Cak Nur optimistis masuk klasemen 10 besar dalam Porprov IX Jatim tahun ini. Mengingat masih banyak cabor lain yang potensial mendulang medali emas.
Sementara itu, Ketua KONI Kota Batu Sentot Ari Wahyudi juga mengapresiasi perjuangan para pemain. Sebagai apresiasi, KONI Jatim menganugerahkan bonus mentas sebesar Rp 25 juta. Selain itu ada bonus mentas dari Pemkot dan KONI Kota Batu sebesar Rp 100 juta. (ori/dre)
Editor : A. Nugroho