RADAR BATU - Kota Batu, yang dikenal sebagai kota wisata pegunungan di Jawa Timur, kini semakin bersahabat bagi para pecinta olahraga sepeda. Tahun 2025 menjadi momentum berkembangnya sport tourism, di mana kegiatan gowes bukan hanya tentang olahraga, tapi juga pengalaman menjelajah destinasi wisata, UMKM, hingga alam terbuka yang memukau. Tak heran, ribuan goweser lokal hingga nasional menjadikan Batu sebagai pilihan utama untuk bersepeda.
Tiga rute pilihan ini menjadi yang terbaik tahun ini: Gowes Wisata Kota Batu, Panderman Gravity Park, dan jalur menanjak Brakseng – Gunung Pucung. Masing-masing rute menyuguhkan keunikan yang berbeda dan patut dicoba oleh siapa pun, mulai dari pemula hingga profesional.
Gowes Wisata Kota Batu: Kombinasi Segar antara Kayuhan, Stroberi, dan UMKM
Rute ini dimulai dari Balai Kota Among Tani dan menyusuri sekitar 12 destinasi wisata ikonik, termasuk Lumbung Stroberi, Kampung Kungkuk, hingga Pasar Bunga Sidomulyo. Jalur sejauh 12-15 km ini cocok untuk semua kalangan, terutama yang ingin bersepeda santai sambil menikmati udara segar dan hasil bumi lokal.
Baca Juga: Surganya Nature Sports! Berikut Tiga Spot Olahraga Alam di Kota Batu yang Perlu Kamu Ketahui!!
Sepanjang perjalanan, pesepeda disuguhi panorama pegunungan dan bisa berhenti sejenak mencicipi stroberi segar langsung dari kebunnya. Ditambah lagi, banyak produk UMKM Batu yang bisa ditemukan di titik-titik perhentian, mulai dari oleh-oleh kuliner, hingga kerajinan tangan. Fasilitas di jalur ini pun lengkap, termasuk toilet umum, warung makan, dan area parkir luas.
Panderman Gravity Park: Tantangan Adrenalin di Lereng Gunung
Bagi yang menyukai tantangan dan trek ekstrem, Panderman Gravity Park adalah jawabannya. Terletak di Desa Pesanggrahan, lereng Gunung Panderman, tempat ini menghadirkan trek MTB dan downhill berstandar nasional. Bahkan, digunakan sebagai arena resmi Porprov Jatim IX 2025.
Baca Juga: Tips Lari untuk Pemula, Mulai dari Nol Hingga Jadi Rutinitas
Tersedia jalur untuk berbagai tingkat keahlian, dari pemula hingga profesional. Berbagai fitur seperti jumping, drop off, hingga tanjakan curam menjadi daya tarik tersendiri. Dikelola oleh BUMDes, fasilitasnya terbilang lengkap, termasuk penyewaan sepeda, spot foto, dan warung makan di area parkir.
Brakseng & Gunung Pucung: Gowes Sambil Healing di Ketinggian
Ingin gowes sambil menenangkan pikiran? Jalur menuju Brakseng di Desa Sumber Brantas hingga Gunung Pucung adalah pilihan tepat. Jalur ini terkenal dengan lahan pertanian di dataran tinggi dan udara sejuk yang menenangkan. Tidak terlalu ekstrem, rute ini cocok untuk goweser pemula hingga menengah.
Baca Juga: Rasa Malas Menghantui? Coba 6 Tips Ini untuk Bangkit dan Olahraga Rutin!
Tanjakan di Gunung Pucung cukup menantang, tetapi pemandangan yang ditawarkan membuat rasa lelah terbayar. Beberapa warung kecil tersedia di sepanjang jalur, jadi tak perlu khawatir kehabisan energi. Tak heran jika komunitas sepeda lokal menjadikan rute ini sebagai lokasi favorit untuk latihan dan rekreasi.
Batu 2025: Surganya Goweser Jawa Timur
Tiga rute unggulan ini menggambarkan betapa kayanya potensi Kota Batu sebagai destinasi cycling tourism. Bukan sekadar tempat bersepeda, tetapi juga ruang interaksi antara olahraga, pariwisata, dan budaya lokal. Baik untuk rekreasi keluarga, latihan komunitas, atau kompetisi resmi, Batu punya semuanya.
Maka jika Anda ingin menikmati suasana pegunungan, merasakan tantangan trek, dan mendukung pelaku UMKM lokal, naiklah sepeda Anda dan jelajahi Kota Batu. Karena di tahun 2025, setiap kayuhan di kota ini bukan sekadar perjalanan, tapi pengalaman tak terlupakan. (my)
Editor : A. Nugroho