Aktor Yadi Timo Tutup Usia, Masih Bernyanyi dan Bercanda Sehari Sebelum Wafat

Ali Azhar D • Dipublikasikan Jumat, 16 Oktober 2026 | 19:47 WIB
Foto Yadi Timo (foto: dok istimewa)
Foto Yadi Timo (foto: dok istimewa)

 Aktor senior Yadi Timo tutup usia pada Jumat (16/10/2026) di umur 66 tahun. Pemeran penculik bernama Mastur dalam film Petualangan Sherina itu mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Grand Melia Cibubur, beberapa jam setelah mengeluhkan sakit perut sepulang menghadiri rapat persiapan sebuah film pendek.


Kronologi kepergian Yadi diungkapkan sutradara dan penulis skenario Joko Nugroho lewat akun Instagram @jokonugroho2115. Menurut Joko, pada Kamis (15/10/2026) malam Yadi masih berkumpul bersama rekan-rekannya dalam pertemuan kreatif untuk proyek film pendek garapan sutradara Gita Asmara, dan saat itu tidak terlihat sedang sakit.


"Teman-teman yang masih bertemu beliau pada Kamis malam menuturkan bahwa kondisi beliau tampak sehat, bahkan masih bernyanyi dan bercanda bersama. Malam sepulang dari pertemuan kreatif, almarhum mengeluh sakit perut," tulis Joko, dikutip Jumat (16/10/2026).


Yadi lantas segera dibawa ke rumah sakit di kawasan Cibubur tersebut. Sayangnya, ia sudah dinyatakan meninggal sebelum sempat mendapat penanganan medis. Rencana film pendek bersama Gita Asmara pun terhenti di tahap persiapan.


"Karya yang terputus. Sedianya Yadi Timo sedang terlibat dalam persiapan sebuah film pendek bersama Sutradara Gita Asmara. Namun Sang Pencipta berkehendak lain," tambah Joko.


Rumah duka di Perumahan Pondok Cibubur, Kelurahan Cisalak, Kecamatan Cimanggis, Depok, sejak pagi didatangi keluarga serta sahabat almarhum dari lingkungan teater dan perfilman. Jenazah dijadwalkan dikebumikan di Bogor, Jawa Barat, daerah asal istri almarhum.


"Kerabat, rekan kerja baik teater dan film melawat ke rumah duka Almarhum Yadi Timo di Perumahan Pondok Cibubur blok A2 No.15 Kelurahan Cisalak kec.Cimanggis. Rencana Almarhum Yadi Timo akan dimakamkan di Bogor, kampung halaman sang istri," pungkas Joko.


Duka juga diungkapkan aktor Pudji Sigit Purwadi melalui akun Instagram @sigithardadi_real. Ia menyapa almarhum dengan panggilan akrab "Mo" dalam pesan perpisahannya.


"Selamat jalan ya, Mo … menuju tempat keabadian," tulisnya.
Sejumlah pesohor lalu meninggalkan doa di unggahan itu. Natasha Wilona menulis singkat, "Ayah..", Tengku Firmansyah memohonkan kelapangan kubur bagi almarhum, dan Marcelino Lefrandt menyampaikan rasa kehilangan. Adjie Pangestu turut berdoa agar segala amal ibadah Yadi diterima Tuhan dan ia ditempatkan di tempat terbaik.


Yadi Timo, yang bernama lengkap Yadi Djoerica Marton Timo, lahir di Bogor pada 12 Februari 1960. Setelah lulus dari SMAS Al-Hikmah Cibatu, ia sempat menimba ilmu di Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Bandung, tetapi memilih berhenti di tengah jalan dan kemudian belajar di Institut Kesenian Jakarta (IKJ).


Namanya melambung lewat Petualangan Sherina (2000), film musikal yang dibintangi Sherina Munaf dan Derby Romero. Di film itu, Yadi menjadi Mastur, satu dari komplotan penculik Sadam. Sosok Mastur melekat kuat di benak penonton, terutama mereka yang melewati masa kanak-kanak pada awal 2000-an.


Kiprahnya di layar lebar berlanjut lewat Petualangan 100 Jam, Rindu Kami PadaMu, dan Brownies pada 2004. Di Brownies, ia menjadi Pak Donny, lalu tampil sebagai sopir truk dalam Banyu Biru (2005). Jauh sebelumnya, ia memerankan tokoh Bapak di film pendek A Very Slow Breakfast (2002), dan pada 2022 hadir kembali di bioskop sebagai Pak Broto dalam film Marley.


Bagi penonton televisi, Yadi identik dengan sosok Rohali alias Ali, ayah Nayla yang diperankan Chelsea Olivia dalam Buku Harian Nayla (2006). Sinetron itu merupakan adaptasi dari drama Jepang 1 Litre of Tears yang populer di Asia.


Ia juga dikenal piawai menghidupkan peran antagonis maupun tokoh pendukung yang menentukan arah cerita, seperti dalam Bukan Cinderella Biasa, Ratu di Hatiku, dan Cahaya Hati. Sepanjang 2019–2022, Yadi masih rutin tampil di Orang Ketiga, Buku Harian Seorang Istri, Dewi Rindu, serta Karena Aku Sayang.
Memasuki 2023, ia bergabung dengan deretan pemain Ikatan Cinta sebagai Amran.

 Penampilan terakhirnya yang tercatat adalah sebagai Kusno Hermansyah dalam Ketika Cinta Memanggilmu (2025). Sampai malam terakhir hidupnya, Yadi masih menyiapkan peran baru, menjadi penutup perjalanan panjang seorang pemeran yang wajahnya dikenal lintas generasi penonton Indonesia.

Editor : Aditya N. Rian
Yadi Timo Yadi Timo Meninggal Yadi timo tutup usia