BATU, RADAR BATU - Pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Malang Raya menjadi perhatian setelah sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) mengalami kekosongan Pertalite dan dipadati antrean kendaraan dalam beberapa hari terakhir.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus menyatakan melakukan penyesuaian distribusi untuk menjaga ketersediaan BBM di Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.
Berdasarkan keterangan Pertamina yang diberitakan ANTARA pada Minggu (11/10/2026), pengiriman BBM dari Surabaya ke Malang Raya dilakukan tiga kali sehari, yakni pukul 01.00, 07.00, dan 13.00 WIB. Pola tersebut mulai diberlakukan sejak 8 Oktober 2026.
Baca Juga: Stok BBM Tipis di Malang Raya, Pertamina Tambah Jadwal Pengiriman Hari Ini
Pada akhir pekan, frekuensi pengiriman direncanakan meningkat menjadi empat ritase sehari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
Konsumsi BBM Malang Raya Capai 720 Kiloliter per Hari
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyebut rata-rata konsumsi BBM di Malang Raya mencapai 720 kiloliter per hari sepanjang September 2026.
Besarnya kebutuhan tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam pengaturan pengiriman BBM ke wilayah Malang Raya.
Pertamina juga memastikan Fuel Terminal Malang beroperasi selama 24 jam guna mendukung kelancaran penyaluran BBM. Perusahaan menyatakan terus memantau kebutuhan di lapangan dan mengevaluasi pola suplai.
Baca Juga: Malang World Cinema 2026 akan Tayangkan 105 Film di Cinépolis Matos, Ini Line-up Lengkapnya!
Pertalite Sempat Sulit Ditemukan di Sejumlah SPBU
Sebelumnya, warga mengeluhkan sulitnya mendapatkan Pertalite di sejumlah SPBU. Antrean kendaraan dilaporkan terjadi di beberapa titik Kota Malang, termasuk kawasan Terusan Sulfat, Tlogomas, dan Brantas.
Keluhan serupa juga muncul di wilayah lain di Malang Raya. Sebagian pengendara harus mencari SPBU lain ketika stok Pertalite di lokasi yang didatangi habis.
Pertamina menjelaskan bahwa penyesuaian pola distribusi merupakan bagian dari pengelolaan rantai pasok BBM di wilayah operasional Regional Jatimbalinus.
Meski pengiriman telah diatur ulang, kondisi stok di setiap SPBU masih perlu dipantau. Belum ada kepastian bahwa seluruh SPBU di Malang Raya telah kembali menyediakan Pertalite tanpa antrean panjang.
Baca Juga: MK Tidak Temukan Bukti Ijazah Setara SMA Gibran, Kenapa Gugatan Tetap Ditolak?
Masyarakat diimbau menggunakan BBM sesuai kebutuhan dan mengakses informasi melalui kanal resmi Pertamina. Jika menemukan kendala layanan di SPBU, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Call Center 135.
Editor : Aditya N. RianSumber : Dari berbagai sumber