BATU, RADAR BATU - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga 4 meter di sejumlah perairan Indonesia. Peringatan ini berlaku mulai Senin (12/10) pukul 07.00 WIB hingga Kamis (15/10) pukul 07.00 WIB.
Gelombang setinggi 2,5-4 meter berpotensi terjadi di Samudra Hindia barat Aceh, Kepulauan Nias, Kepulauan Mentawai, Bengkulu, dan Lampung. Perairan selatan Pulau Jawa juga masuk daftar waspada, mulai dari selatan Banten, Jawa Barat, DIY, dan Jawa Tengah hingga Jawa Timur, termasuk selatan Pandeglang, selatan Lebak, dan Selat Sunda bagian barat Pandeglang.
Baca Juga: Megathrust Jawa Timur: Zona Sepanjang 440 Km yang Belum Pernah "Pecah" Total
Di Jawa Tengah, Prakirawan BMKG Stasiun Tunggul Wulung Cilacap, Adnan Dendy Mardika, menyebut gelombang 2,5-4 meter masih berlangsung di perairan Cilacap, Kebumen, dan Purworejo. Sementara di Jawa Timur, BMKG mencatat delapan wilayah perairan selatan berpotensi dilanda gelombang kategori yang sama.
Gelombang 1,25-2,5 meter juga berpeluang terjadi di perairan lain, termasuk Samudra Hindia selatan NTT dan Laut Jawa bagian barat.
Potensi gelombang tinggi ini berkaitan dengan pola angin
BMKG mencatat angin di selatan ekuator umumnya bertiup dari timur hingga tenggara dengan kecepatan 7-25 knot, sementara di perairan selatan Jawa Timur kecepatannya sekitar 5-24 knot. Kondisi tersebut membuat pelayaran berisiko.
Baca Juga: Simulasi BRIN: Jika Megathrust Selat Sunda Pecah, Tsunami 34 Meter Bisa Sapu Ujung Kulon
“Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran,” tulis BMKG dalam peringatan dininya.
BMKG merinci batas risiko bagi tiap jenis kapal:
-
Perahu nelayan: berisiko saat kecepatan angin melebihi 15 knot dan gelombang di atas 1,25 meter
-
Kapal tongkang: berisiko saat angin 16 knot dan gelombang 1,5 meter
-
Kapal feri: berisiko saat angin melampaui 21 knot dan gelombang di atas 2,5 meter
Nelayan, operator transportasi laut, dan wisatawan pantai diimbau mengecek informasi terbaru di laman resmi BMKG sebelum melaut atau beraktivitas di pesisir. Warga pesisir Jawa Tengah juga diminta mewaspadai banjir rob.
Editor : Aditya N. RianSumber : Dari berbagai sumber