BATU, RADAR BATU - Letjen TNI Iwan Setiawan dipercaya mengisi posisi Panglima Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Pangkostrad). Ia menggantikan Letjen TNI Mohammad Fadjar dalam rotasi terbaru di tubuh TNI AD.
Sebelum menduduki posisi tersebut, Iwan menjabat sebagai Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif) TNI AD. Penunjukannya sebagai Pangkostrad dikonfirmasi oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak pada Rabu (7/10/2026).
Namun, di balik jabatan barunya, Iwan memiliki pengalaman yang cukup unik. Ia merupakan salah satu prajurit TNI yang pernah mencapai Gunung Everest pada 1997.
Baca Juga: Jokowi Temui Prabowo di Kertanegara Bersamaan Sidang Putusan MK soal Ijazah Gibran
Saat itu, Iwan masih berpangkat Lettu dan baru menyelesaikan pendidikan Komando. Ia terpilih mengikuti Tim Ekspedisi Everest yang digagas ketika Prabowo Subianto menjabat sebagai Danjen Kopassus.
Dalam ekspedisi tersebut, Iwan bersama Sertu Misirin dan Pratu Asmujiono berhasil mencapai puncak Everest dan mengibarkan bendera Merah Putih. Ekspedisi tersebut menjadi salah satu catatan penting dalam perjalanan kariernya di Kopassus.
Karier Iwan kemudian terus menanjak. Ia pernah menjabat sebagai Danjen Kopassus pada 2022–2023 dan Pangdam XII/Tanjungpura pada 2023. Setelah itu, ia dipercaya menjadi Danpussenif sebelum akhirnya mendapat tugas sebagai Pangkostrad.
Kini, Iwan Setiawan mengemban salah satu jabatan strategis di TNI AD. Pengalaman panjangnya di Kopassus hingga keberhasilannya mencapai Everest menjadi bagian dari rekam jejak yang mengiringi penugasannya sebagai Pangkostrad.
Editor : Aditya N. Rian
Sumber : berbagai sumber