BATU, RADAR BATU - Kabar soal kenaikan harga Pertalite mendadak ramai beredar di media sosial sejak 24-25 September 2026. Poster yang viral di WhatsApp dan TikTok mengklaim harga BBM bersubsidi ini bakal melonjak jadi Rp13.500 per liter mulai Sabtu (26/9). Namun, PT Pertamina Patra Niaga dan Kementerian ESDM buru-buru meluruskan kabar tersebut sebagai informasi palsu.
Juru Bicara Kementerian ESDM, Dwi Anggia, menegaskan langsung bantahannya. "Perlu kami luruskan, saat ini masif sekali konten media sosial yang berisikan informasi kenaikan harga Pertalite," ujarnya, Kamis (24/9). Sehari berselang, Sekjen ESDM Ahmad Erani Yustika menambahkan pemerintah memastikan tidak akan menaikkan harga Pertalite maupun Biosolar hingga akhir tahun 2026.
Baca Juga: Krakatau “New Born”: Dua Pulau Baru Muncul Usai Erupsi Anak Krakatau
Senada, Sales Branch Manager Pertamina, Muhammad Naufal Atiyah, turut menegaskan info tersebut tidak berdasar. "Bukan info resmi. Sampai saat ini harga masih tetap Rp10.000 per liter," tegasnya.
Harga BBM Pertamina Hari Ini
Faktanya, berdasarkan data harga BBM Pertamina terbaru hari ini, Sabtu (26/9), untuk wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, harga BBM subsidi memang tidak berubah:
-
Pertalite: Rp10.000/liter
-
Biosolar: Rp6.800/liter
Sementara itu, sejumlah BBM nonsubsidi justru mengalami kenaikan sejak awal September, yakni:
-
Pertamax: Rp15.950/liter (tetap)
-
Pertamax Green 95: Rp19.150/liter (naik dari Rp16.600)
-
Pertamax Turbo: Rp19.600/liter (naik dari Rp18.300)
-
Dexlite: Rp23.700/liter (naik dari Rp19.700)
-
Pertamina Dex: Rp25.200/liter (naik dari Rp21.150)
Pertamina menjelaskan penyesuaian harga BBM nonsubsidi ini mengacu pada formula resmi pemerintah, dengan mempertimbangkan sejumlah faktor seperti harga minyak mentah dunia, nilai tukar rupiah, pajak, hingga daya beli masyarakat. Sementara harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar dilindungi APBN dan diatur langsung oleh pemerintah, sehingga tidak mengikuti mekanisme yang sama.
Baca Juga: Sidang Lanjutan Gugatan Gibran, KPU Sebut Terlambat 905 Hari, Denny Indrayana Tak Sepakat
Masyarakat diimbau untuk tidak mudah percaya pada informasi harga BBM yang beredar di media sosial tanpa verifikasi resmi, guna menghindari kepanikan maupun aksi borong BBM yang tidak perlu. Untuk info harga paling akurat, masyarakat disarankan mengecek langsung lewat aplikasi MyPertamina atau papan harga resmi di SPBU terdekat, mengingat harga BBM nonsubsidi juga bisa berbeda-beda tergantung wilayah.
Editor : Aditya N. RianSumber : Dari berbagai sumber