BATU, RADAR BATU - Sejumlah aksi demonstrasi berlangsung di Jakarta hari ini, Kamis (24/9/2026). Puluhan ribu buruh dijadwalkan melakukan aksi di kawasan Sudirman–Thamrin, sementara aksi lainnya berlangsung di sekitar Monas dan Gedung DPR/MPR RI. Kondisi tersebut berpotensi memengaruhi arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan Jakarta.
Baca Juga: Demo Jakarta Hari Ini: 73 Aksi Digelar, Puluhan Ribu Personel Disiagakan
Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa lalu lintas secara situasional untuk mengantisipasi kepadatan kendaraan. Masyarakat yang tidak memiliki kepentingan di sekitar lokasi aksi diimbau mempertimbangkan jalur alternatif dan menyesuaikan waktu perjalanan.
1. Sudirman–Thamrin
Kawasan Jalan Jenderal Sudirman hingga Jalan MH Thamrin menjadi salah satu lokasi utama aksi buruh. Massa dijadwalkan bergerak dari kawasan Semanggi menuju kawasan UOB sebelum Grand Indonesia. Pengguna jalan yang melintasi Semanggi, Sudirman, Bundaran HI, hingga Thamrin perlu mengantisipasi kepadatan akibat pergerakan massa dan pengamanan di sepanjang jalur tersebut.
2. Kawasan Monas
Monas juga menjadi salah satu titik aksi yang perlu diantisipasi. Kepadatan lalu lintas berpotensi terjadi di jalan-jalan yang mengarah menuju kawasan Monas, terutama ketika aktivitas massa meningkat. Bagi masyarakat dari Jakarta Barat yang hendak menuju Monas, polisi menyiapkan jalur alternatif melalui Jalan Tomang Raya–Jalan Suryopranoto–Harmoni–Monas.
Sementara dari Jakarta Selatan, pengendara dapat mempertimbangkan rute Jalan Tendean–Jalan HR Rasuna Said–Jalan HOS Cokroaminoto–Tugu Tani–Monas. Dari Jakarta Timur, alternatif yang disiapkan melalui Jalan Jatinegara–Jalan Kramat Raya–Tugu Tani–Monas.
3. DPR/MPR dan Senayan
Aksi lainnya berlangsung di sekitar Gedung DPR/MPR RI, Jalan Gatot Subroto, Senayan. Kawasan ini juga menjadi titik yang perlu diantisipasi pengguna jalan karena adanya konsentrasi massa. Pengendara dari Jalan Gatot Subroto yang hendak menuju Slipi atau Tomang dapat mempertimbangkan jalur Jalan Gerbang Pemuda–Jalan Patal Senayan–Jalan Tentara Pelajar–Jalan Letjen S. Parman.
Rekayasa Lalu Lintas Bersifat Situasional
Polda Metro Jaya menegaskan bahwa pengalihan arus tidak dilakukan secara otomatis di seluruh ruas jalan. Rekayasa akan diterapkan berdasarkan kondisi lalu lintas, jumlah massa, serta perkembangan situasi di lapangan. Sebanyak 1.550 personel lalu lintas disiapkan untuk membantu pengaturan arus kendaraan.
Baca Juga: Gelombang 4 Meter Ancam Pesisir Jawa, BMKG Rilis Peringatan
Masyarakat yang hendak beraktivitas di sekitar Semanggi, Sudirman, Thamrin, Monas, Senayan, dan Gedung DPR/MPR disarankan memantau informasi lalu lintas terbaru serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Dengan adanya beberapa titik aksi, kondisi lalu lintas dapat berubah sewaktu-waktu selama kegiatan berlangsung.
Editor : Aditya N. RianSumber : Dari berbagai sumber