BATU, RADAR BATU - Kabar melegakan datang dari operasi SAR di perairan Bali. Tiga awak speed boat Baliman yang sempat dinyatakan hilang selama lima hari akhirnya ditemukan dalam kondisi selamat dan sehat di Pantai Puger, Jawa Timur, Rabu (16/9) malam.
Ketiganya, yakni Kapten I Nyoman Budiana bersama dua anak buah kapal, Keristino Sahreza Avendi Da dan Niko Demios Landena, sebelumnya dilaporkan hilang sejak Sabtu (12/9), setelah speedboat yang mereka tumpangi mengalami mati mesin di Perairan Manta Point, Nusa Penida, Kabupaten Klungkung.
Baca Juga: Simulasi BRIN: Jika Megathrust Selat Sunda Pecah, Tsunami 34 Meter Bisa Sapu Ujung Kulon
Kepala Kantor SAR Denpasar, I Nyoman Sidakarya, mengungkap titik terang kasus ini muncul lewat informasi dari rekan korban. "Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar menerima informasi dari rekan korban bahwa speedboat beserta ketiga korban telah dievakuasi oleh warga nelayan ke Pantai Puger, Jawa Timur," ujarnya, Kamis (17/9).
Seluruh Korban Dinyatakan Selamat
Begitu informasi diterima, empat personel Tim Rescue Kantor SAR Banyuwangi langsung bergerak menuju lokasi untuk memastikan kondisi ketiga korban secara langsung. Hasilnya melegakan, seluruh korban dinyatakan selamat dan sehat.
Selama lima hari operasi berlangsung, tim SAR gabungan menghadapi tantangan cukup berat, dengan ketinggian gelombang laut berkisar 2-4 meter yang sempat menghambat jalannya pencarian. Upaya penyisiran melibatkan RIB 02 Denpasar, dibantu belasan perahu nelayan setempat, serta koordinasi intensif dengan VTS Benoa untuk melacak pergerakan kapal-kapal yang melintas di sekitar area pencarian. Perwakilan keluarga korban turut serta mendampingi jalannya operasi hingga akhirnya membuahkan hasil.
Baca Juga: BMKG Rilis Peringatan Kekeringan , Ini 7 Langkah Antisipasi yang Bisa Kamu Mulai dari Sekarang
Sementara itu, bangkai fisik speedboat Baliman sendiri ditemukan berada di sekitar Rumpon Bleduk, sekitar 42 mil laut dari garis pesisir. Ketiga korban dijadwalkan dijemput langsung oleh pihak keluarga masing-masing pada hari yang sama begitu dinyatakan selamat.
Editor : Aditya NovrianSumber : Dari berbagai sumber