BATU, RADAR BATU - Selain Selat Sunda dan Mentawai-Siberut yang lebih sering jadi sorotan, ada satu zona megathrust lain yang letaknya jauh lebih dekat dengan Jawa Timur, tepat di sepanjang pantai selatannya sendiri. Zona ini punya karakteristik yang tak kalah mengkhawatirkan.
Zona Megathrust Jawa Timur: Tepat Sepanjang Pantai Selatan
Segmen Megathrust Jawa Timur membentang sepanjang 440 km dengan lebar 200 km di sepanjang pesisir selatan Jawa Timur. Laju pergeseran lempengnya mencapai 4 cm per tahun, angka yang menunjukkan akumulasi energi seismik terus bertambah dari waktu ke waktu. Penelitian memperkirakan segmen ini berpotensi memicu gempa dengan magnitudo maksimum mencapai 8,7 hingga 8,9, tergantung sumber penelitiannya, dan berpotensi memicu tsunami.
Termasuk dalam Kategori Zona Seismic Gap
BMKG mengategorikan wilayah ini sebagai zona celah seismik alias seismic gap, kawasan yang belum melepaskan energi besarnya secara signifikan dalam waktu sangat lama. Catatan sejarah menunjukkan wilayah selatan Jawa Timur pernah diguncang gempa besar M7,8 pada 1994, namun itu belum sebanding dengan potensi maksimum yang bisa dilepaskan segmen ini.
Baca Juga: BMKG Ingatkan Potensi Megathrust Selat Sunda M8,9, Ini Daftar Persiapan Darurat yang Perlu Disiapkan
Sejarah Megathrust Wilayah Jawa
Menariknya, sepanjang catatan sejarah gempa sejak 1700, zona megathrust selatan Jawa (termasuk segmen Jawa Timur) sudah delapan kali diguncang gempa besar bermagnitudo 7,0-7,9, dan tiga kali gempa di atas magnitudo 8,0. Namun, gempa dengan kekuatan 9,0 atau lebih di selatan Jawa belum pernah tercatat sepanjang sejarah, artinya potensi maksimum segmen ini secara teori belum pernah benar-benar terlepas sepenuhnya.
Berdasarkan riset yang pernah dipublikasikan soal segmen tetangganya di Pangandaran, jika megathrust di selatan Jawa pecah, gelombang tsunami diperkirakan bisa mencapai pesisir dalam waktu sangat singkat, sekitar 40 menit di beberapa titik. Meski riset spesifik soal waktu tempuh tsunami untuk segmen Jawa Timur belum banyak dipublikasikan, pola serupa berpotensi terjadi mengingat karakteristik geografis yang mirip.
Baca Juga: 14 Zona Megathrust Kepung Indonesia, Ini Daftar Wilayah yang Perlu Waspada
Ini Daftar Kawasan yang Perlu Jadi Perhatian
Sejumlah kawasan pesisir selatan Jawa Timur yang perlu jadi perhatian meliputi Pacitan, Malang selatan, Blitar selatan, Lumajang, Jember, hingga Banyuwangi, wilayah-wilayah yang langsung berhadapan dengan Samudra Hindia tempat zona subduksi ini berada.
BMKG kembali menegaskan, penyampaian informasi soal seismic gap ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan, bukan menciptakan kepanikan. Sampai kini, belum ada teknologi yang bisa memastikan kapan energi di segmen ini akan terlepas. Yang bisa dilakukan masyarakat pesisir selatan Jawa Timur hanyalah memahami jalur evakuasi terdekat, mengenali tanda-tanda alam sebelum tsunami, dan menyiapkan tas siaga bencana sebagai langkah mitigasi paling dasar.
Baca Juga: BMKG Ingatkan Ancaman Megathrust, Ini yang Harus Kamu Lakukan Apabila Terjadi Gempa
Editor : Aditya NovrianSumber : Dari berbagai sumber