BMKG Ingatkan Ancaman Megathrust, Ini yang Harus Kamu Lakukan Apabila Terjadi Gempa

Nara Amelia • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 13:30 WIB
Latihan Evakuasi Gempa Bumi Bagi Siswa di Sekolah. Foto: Shutterstock.com
Latihan Evakuasi Gempa Bumi Bagi Siswa di Sekolah. Foto: Shutterstock.com

BATU, RADAR BATU - Gempa dapat terjadi tanpa aba-aba, dan lokasi kamu saat kejadian bisa menentukan langkah penyelamatan yang tepat. BMKG dan BNPB meraangkum panduan spesifik untuk berbagai situasi, agar kamu tidak panik dan tahu persis apa yang harus dilakukan.

1. Saat di Dalam Gedung Tinggi atau Mall

Segera lindungi kepala dan tubuh dari reruntuhan, paling aman dengan berlindung di bawah meja atau furnitur kokoh lainnya. Jauhi kaca, lemari, rak, dan barang-barang yang berpotensi jatuh. Yang paling penting, jangan pernah pakai lift saat gempa terjadi. Apabila kamu terlanjur di dalam lift saat guncangan mulai, segera tekan semua tombol lantai untuk memberhentikannya, atau gunakan interphone untuk minta bantuan pengelola gedung. Begitu guncangan mereda dan jalur keluar aman, segera evakuasi lewat tangga darurat, bukan lift.

Baca Juga: BMKG Ingatkan Potensi Megathrust Selat Sunda M8,9, Ini Daftar Persiapan Darurat yang Perlu Disiapkan 

2. Saat Mengemudi

Gempa besar bisa membuat kamu kehilangan kontrol atas kendaraan. Segera kurangi kecepatan, menepi ke bahu jalan, dan berhenti total. Hindari berhenti di dekat persimpangan, jembatan, tiang listrik, atau gedung tinggi yang berpotensi roboh. Setelah berhenti, tetap di dalam kendaraan sambil dengarkan instruksi resmi lewat radio. Kalau ada peringatan dini tsunami, segera tinggalkan kendaraan dan evakuasi ke tempat lebih tinggi. 

3. Di Ruang Terbuka

Segera menjauh dari gedung, tiang listrik, pohon besar, papan reklame, atau benda apa pun yang berpotensi roboh. Perhatikan juga kondisi tanah di sekitarmu, karena gempa bisa memicu rekahan atau perubahan permukaan tanah secara tiba-tiba. 

4. Di Kawasan Pantai

Begitu guncangan kuat mereda, jangan tunggu instruksi tambahan. Segera menjauh dari pantai menuju dataran yang lebih tinggi, karena gempa besar berpotensi memicu tsunami dalam hitungan menit. 

Baca Juga: 14 Zona Megathrust Kepung Indonesia, Ini Daftar Wilayah yang Perlu Waspada

5. Di Kawasan Pegunungan

Waspadai lokasi yang rawan longsor. Hindari area lereng curam atau tebing, dan segera cari area terbuka yang lebih stabil. 

Setelah Gempa Berhenti

Periksa kondisi diri dan orang sekitar, berikan pertolongan pertama untuk luka ringan, sementara korban luka berat sebaiknya menunggu petugas profesional. Cek juga potensi bahaya sekunder di sekitarmu, seperti bangunan retak, kebocoran gas, pipa air rusak, atau kabel listrik terbuka, dan matikan sumber listrik bila perlu. Jangan masuk kembali ke bangunan yang strukturnya belum dipastikan aman, mengingat gempa susulan bisa saja membuatnya ambruk kapan saja.

Terakhir, satu hal yang berlaku di semua situasi, selalu pantau informasi resmi dari BMKG, BNPB, atau BPBD, dan jangan ikut menyebarkan info yang belum terverifikasi kebenarannya.

 

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Dari berbagai sumber
gempa megathrust bencana nasional bmkg