Dekat Bukit Teletubbies, Sabana Pengol Bromo Terbakar, Jalur Jemplang Ditutup

Nara Amelia • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 09:14 WIB
Sabana Pengol Bromo Terbakar (10/9). Foto: x.com/indepenSumatera
Sabana Pengol Bromo Terbakar (10/9). Foto: x.com/indepenSumatera

BATU, RADAR BATU - Api melahap kawasan Sabana Pengol yang letaknya tak jauh dari Bukit Teletubbies, salah satu ikon wisata di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Buntutnya, sejak Kamis malam (10/9), jalur Jemplang dari arah Malang resmi ditutup untuk sementara.

Belum Ada Kepastian Kapan Jalur Jemplang Akan Kembali Dibuka

Kebijakan ini menyasar khusus jalur Jemplang, satu-satunya pintu masuk dari sisi Malang menuju Bromo. Belum ada kepastian kapan jalur ini kembali dibuka, semua tergantung perkembangan pemadaman di lapangan dan hasil evaluasi keamanan tim gabungan nantinya. Kepala Balai Besar TNBTS, Rudijanta Tjahja Nugraha, menyebut langkah ini diambil demi keamanan pengunjung sekaligus memuluskan proses pemadaman.

Jalur Alternatif: Jalur Cemorolawang dan Jalur Wonokitri

Untungnya, penutupan ini tidak melumpuhkan seluruh akses ke Bromo. Wisatawan masih bisa masuk lewat dua jalur lain: Cemorolawang di sisi Probolinggo, atau Wonokitri di sisi Pasuruan. Tapi, jangan harap bisa jelajah bebas, pengunjung dari kedua pintu itu hanya diizinkan sampai kawasan Laut Pasir. Savana Lembah Watangan sendiri sepenuhnya off-limit buat kegiatan wisata apa pun.

Rudijanta menegaskan, area titik api kini murni jadi wilayah kerja petugas, mitra, dan relawan pemadam. "Kami mengimbau masyarakat serta wisatawan untuk tidak mendekati lokasi titik api dan selalu memantau informasi resmi dari Balai Besar TNBTS," tegasnya.

Baca Juga: Kemarau Panjang Ancam Kota Batu, BPBD Minta Warga Stop Bakar Sampah dan Lahan

Hingga berita ini ditulis, belum ada kejelasan soal apa pemicu kebakaran maupun seberapa luas area yang sudah terbakar, semua masih dalam proses penelusuran tim di lapangan.

Editor : Aditya Novrian
Sumber : Dari berbagai sumber
sabana pengol kebakaran bromo