BATU, RADAR BATU - Gunung Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur (NTT) kembali erupsi dini hari tadi, Jumat (11/9). Erupsi tercatat terjadi pukul 02.21 WITA, memuntahkan kolom abu setinggi 600 meter di atas puncak.
Lewat akun Threads resminya, Badan Geologi Kementerian ESDM melaporkan warna abu yang keluar cenderung kelabu gelap hingga hitam, mengarah pekat ke sisi barat. Rekaman seismogram mencatat amplitudo maksimum 40 mm, letusan berlangsung kurang lebih 94 detik.
Dentuman Sangat Keras Hingga Bangunkan Warga Sekitar
Yang membuatnya berbeda dari erupsi biasanya, kali ini dentuman terdengar cukup keras hingga getarannya dirasakan langsung oleh bangunan-bangunan di sekitar pos pemantauan. Badan Geologi bahkan secara khusus mencatat fenomena ini dalam laporan resminya.
Meski begitu, status gunung ini sendiri belum berubah, masih bertahan di level II alias Waspada. Namun Badan Geologi tetap mewanti-wanti agar warga menjauh dari zona berbahaya, minimal 2 km dari puncak, dan diperluas jadi 3 km khusus di sisi selatan-tenggara.
Waspada Potensi Longsoran Lava
Ancaman lain yang juga diwaspadai adalah potensi longsoran lava maupun awan panas, yang bisa muncul dari beberapa arah sekaligus, meliputi sisi selatan-tenggara, barat, sampai timur laut gunung.
Baca Juga: Viral Ramalan Pria Kanada, Frankie MacDonald, soal Gempa M9 Guncang Indonesia, Begini Kata BMKG
Editor : Aditya NovrianSumber : Dari berbagai sumber