BATU, RADAR BATU – Seorang siswi berusia 16 tahu bernama Febiona Purba diduga mengalami gangguan ingatan akibat keracunan makanan bergizi gratis di Kabupaten Karo, Sumatera Utara.
Febiona telah menjalani pemeriksaan lanjutan setelah lebih dari 3 pekan melakukan pengobatan di berbagai rumah sakit akibat keracunan MBG. Pada awalnya Febiona menjalani pengobatan pada dokter spesialis gastro anak, kemudian ia melakukan pengobatan lanjutan pada spesialis neurologi, hingga psikiatri.
Humas Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Haji Adam Malik Medan, Rosario Dorothy Simajuntak turut menkonfirmasi adanya perawatan yang dijalani Febiona di rumah sakit tersebut.
Baca Juga: Terungkap, Ini Penyebab Keracunan Massal MBG di Sidoarjo yang Jangkiti 730 Orang
"Betul. Pasien hari ini ada berkunjung untuk menjalani pengobatan dan ditangani dokter spesialis gastro anak, kemudian spesialis neurologi anak, serta psikiatri," ungkap Rosario pada Senin (7/9) kemarin.
Gangguan kesehatan yang dialami Febiona berawal dari kondisi memburuk yang terjadi akibat keracunan MBG. Ibu Febiona, Elvinus Lusiana Sitanggang juga menyampaikan bahwa putrinya sempat mengalami gangguan berbicara karena posisi lidah yang masuk kebelakang.
Febiona mulai mengalami gangguan ingatan saat menjalani rawat jalan di rumah. Febiona sempat tak mengingat beberapa anggota keluarga dan teman sekolah yang menjenguk.
Baca Juga: 80 Siswa SMP di Tana Toraja Sulsel Diduga Keracunan MBG
“Contohnya keluarga. Bibinya kalau datang, ini siapa. Kami kasih tahu lah, ini Bibi. Adik-adiknya juga gitu (gak ingat). Kawan-kawannya (di sekolah) datang pun gak kenal,” ungkap Elvinus.
Hingga saat ini Febiona masih menjalani pemeriksaan lanjutan di RSUP Haji Adam Malik Medan. Pemeriksaan ini masih dilakukan tim medis rumah sakit untuk mendiagnosis penyakit yang sedang dialami Febiona.
Editor : Aditya Novrian
Sumber : Diolah dari beberapa sumber